Wall Street Terdongkrak Naik Usai The Fed Beri Sinyal Perlambatan Kenaikan Suku Bunga
Kamis, 24 November 2022 - 07:00 WIB
loading...
Wall Street berakhir dengan kenaikan yang solid pada perdagangan Rabu (23/11/2022) waktu setempat, usai risalah pertemuan The Fed pada November menunjukkan kenaikan suku bunga mungkin akan segera melambat. Foto/Dok
A
A
A
NEW YORK - Wall Street berakhir dengan kenaikan yang solid pada perdagangan Rabu (23/11/2022) waktu setempat. Sentimen datang setelah risalah pertemuan Federal Reserve atau The Fed pada November menunjukkan kenaikan suku bunga mungkin akan segera melambat.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 95,96 poin, atau 0,28%, menjadi 34.194,06, sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) naik 23,68 poin atau 0,59% pada posisi 4.027,26 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 110,91 poin atau 0,99% ke level 11.285,32.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Fluktuatif Menanti Rilis The Fed
Harapan pelaku pasar agar bank sentral Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Federal Reserve (The Fed) mengendurkan laju kenaikan suku bunganya sepertinya akan menjadi nyata.
Dalam rilis risalah rapat kebijakan moneter edisi November para pejabat The Fed sepakat untuk segera mengendurkan laju kenaikan suku bunga.
"Mayoritas partisipan menilai pelambatan laju kenaikan suku bunga akan tepat jika segera dilakukan," tulis risalah tersebut.
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 95,96 poin, atau 0,28%, menjadi 34.194,06, sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) naik 23,68 poin atau 0,59% pada posisi 4.027,26 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 110,91 poin atau 0,99% ke level 11.285,32.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Fluktuatif Menanti Rilis The Fed
Harapan pelaku pasar agar bank sentral Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Federal Reserve (The Fed) mengendurkan laju kenaikan suku bunganya sepertinya akan menjadi nyata.
Dalam rilis risalah rapat kebijakan moneter edisi November para pejabat The Fed sepakat untuk segera mengendurkan laju kenaikan suku bunga.
"Mayoritas partisipan menilai pelambatan laju kenaikan suku bunga akan tepat jika segera dilakukan," tulis risalah tersebut.
Lihat Juga :