Ganjar Targetkan Program Tuku Lemah Oleh Omah Terbangun 615 Unit Rumah Tahun Depan
Jum'at, 25 November 2022 - 18:45 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan program Tuku Lemah Oleh Omah terbangun 615 unit rumah tahun depan. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
SOLO - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengungkapkan program Tuku Lemah Oleh Omah terus berjalan. Menurutnya program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan dan menjadi solusi bagi korban bencana.
"Masih kita jalankan. Justru sekarang kita coba replikasi untuk kondisi-kondisi yang sekarang ini banyak bencana. Kemarin beberapa sudah jadi dan kemudian kita mau coba replikasi lagi model-model ini," ujar Ganjar melalui pernyataannya, Jumat (25/11/2022).
Baca Juga: Gaji Dibayar Sesuai UMK, Ganjar Gelontorkan Rp144 Miliar Biayai Guru Honorer
Pernyataan itu disampaikan Ganjar usai membuka Musyawarah Nasional XIX Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) di Novotel Hotel, Surakarta hari ini. Lebih lanjut Ganjar mencontohkan di Brebes, ada 32 keluarga yang terdampak banjir Sungai Kalikeruh, Kabupaten Brebes. Selain program ini juga telah dirasakan warga di Kota Magelang. "Sehingga kalau kemudian, maaf, yang menjadi korban bencana harus pindah dan mereka punya tanah sebenarnya kita bisa membantu rumahnya," kata Ganjar.
Menurut dia cara ini bisa jadi solusi dalam kondisi kebencanaan seperti sekarang. Di sisi lain, juga bisa dikerjasamakan dengan pemerintah desa, atau dengan pengembang dan menggandeng sumber dana lainnya. "Jadi mereka bisa beli tanah dan rumahnya dari kita dan itu akan sangat membantu. Sekali lagi dalam kondisi bencana itu penting," ujarnya.
"Masih kita jalankan. Justru sekarang kita coba replikasi untuk kondisi-kondisi yang sekarang ini banyak bencana. Kemarin beberapa sudah jadi dan kemudian kita mau coba replikasi lagi model-model ini," ujar Ganjar melalui pernyataannya, Jumat (25/11/2022).
Baca Juga: Gaji Dibayar Sesuai UMK, Ganjar Gelontorkan Rp144 Miliar Biayai Guru Honorer
Pernyataan itu disampaikan Ganjar usai membuka Musyawarah Nasional XIX Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) di Novotel Hotel, Surakarta hari ini. Lebih lanjut Ganjar mencontohkan di Brebes, ada 32 keluarga yang terdampak banjir Sungai Kalikeruh, Kabupaten Brebes. Selain program ini juga telah dirasakan warga di Kota Magelang. "Sehingga kalau kemudian, maaf, yang menjadi korban bencana harus pindah dan mereka punya tanah sebenarnya kita bisa membantu rumahnya," kata Ganjar.
Menurut dia cara ini bisa jadi solusi dalam kondisi kebencanaan seperti sekarang. Di sisi lain, juga bisa dikerjasamakan dengan pemerintah desa, atau dengan pengembang dan menggandeng sumber dana lainnya. "Jadi mereka bisa beli tanah dan rumahnya dari kita dan itu akan sangat membantu. Sekali lagi dalam kondisi bencana itu penting," ujarnya.
Lihat Juga :