Menteri PUPR Tekankan Penggunaan Komponen Dalam Negeri
Kamis, 09 Juli 2020 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Selatan Syauqi Kamal mengatakan, saat ini perkembangan konstruksinya telah mencapai 67% dengan memasuki tahap pekerjaan bentang utama yaitu struktur pylon, backspan, abutment, dan jalan pendekat.
Di tengah Pandemi proses konstruksi diupayakan tetap berlangsung agar pelaksanaan Penggantian Jembatan Sei Alalak yang menghubungkan Kota Banjarmasin-Kabupaten Barito Kuala sekaligus menjadi ikon baru Provinsi Kalimantan Selatan ini dapat diselesaikan sesuai target pada bulan Maret 2021 mendatang.
Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kalsel Rifqinizamy Karsayuda yang juga hadir dalam peninjauan tersebut mengatakan, selesainya Jembatan Sei Alalak sudah ditunggu oleh masyarakat Kalsel yang akan menjadi kebanggaan. "Ini bukan sekadar jembatan, tapi akan mengubah wajah Kota Banjarmasin lebih baik ke depannya," ujar Rifqi.
Jembatan Sei Alalak didesain untuk dapat dilintasi kendaraan dengan tonase maksimal 10 ton, lebih kuat dari struktur jembatan lama Kayu Tangi 1 yang berasal dari rangka baja kelas B dengan kemampuan menahan beban kurang dari 8 ton. Selain itu, juga telah diperhitungkan kekuatan jembatan ini dengan konstruksi tahan gempa, dan masa layan hingga 100 tahun.
Selama pekerjaan Jembatan Sei Alalak, arus lalu lintas dialihkan ke Jembatan Kayu Tangi 2 dan seiring dengan diselesaikannya pembangunan jembatan tersebut, direncanakan juga akan dilakukan penghapusan (demolisi) Jembatan Kayu Tangi 1.
Di tengah Pandemi proses konstruksi diupayakan tetap berlangsung agar pelaksanaan Penggantian Jembatan Sei Alalak yang menghubungkan Kota Banjarmasin-Kabupaten Barito Kuala sekaligus menjadi ikon baru Provinsi Kalimantan Selatan ini dapat diselesaikan sesuai target pada bulan Maret 2021 mendatang.
Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kalsel Rifqinizamy Karsayuda yang juga hadir dalam peninjauan tersebut mengatakan, selesainya Jembatan Sei Alalak sudah ditunggu oleh masyarakat Kalsel yang akan menjadi kebanggaan. "Ini bukan sekadar jembatan, tapi akan mengubah wajah Kota Banjarmasin lebih baik ke depannya," ujar Rifqi.
Jembatan Sei Alalak didesain untuk dapat dilintasi kendaraan dengan tonase maksimal 10 ton, lebih kuat dari struktur jembatan lama Kayu Tangi 1 yang berasal dari rangka baja kelas B dengan kemampuan menahan beban kurang dari 8 ton. Selain itu, juga telah diperhitungkan kekuatan jembatan ini dengan konstruksi tahan gempa, dan masa layan hingga 100 tahun.
Selama pekerjaan Jembatan Sei Alalak, arus lalu lintas dialihkan ke Jembatan Kayu Tangi 2 dan seiring dengan diselesaikannya pembangunan jembatan tersebut, direncanakan juga akan dilakukan penghapusan (demolisi) Jembatan Kayu Tangi 1.
(fai)
Lihat Juga :