Pembicaraan Pembatasan Harga Minyak Rusia Ditunda Seminggu, Uni Eropa Terpecah?

Sabtu, 26 November 2022 - 18:37 WIB
loading...
A A A
Ide awal dari pembatasan tersebut bertujuan melarang perusahaan pengiriman, asuransi, dan re-insurance dalam menangani kargo minyak mentah Rusia di seluruh dunia. Terkecuali jika dijual dengan harga kurang dari harga yang ditetapkan oleh kelompok negara-negara G7 dan sekutunya.

Karena perusahaan pelayaran dan asuransi utama dunia berbasis di negara-negara G7, maka pembatasan harga akan sangat menyulitkan Moskow untuk menjual minyaknya. Diketahui minyak merupakan produk ekspor terbesar Rusia yang menyumbang sekitar 10% dari pasokan dunia.

Baca Juga: Batasi Harga Minyak Mentah Rusia, G7 Bakal Merekrut Lebih Banyak Negara

Sementara itu Polandia, Estonia, dan Lithuania mendorong batas yang jauh lebih rendah daripada USD65-70 per barel yang diusulkan oleh G7. Selanjutnya Yunani, Siprus, dan Malta melobi untuk batas yang lebih tinggi, atau beberapa bentuk kompensasi atas perkiraan hilangnya bisnis ke sektor pelayaran mereka yang berkontribusi besar.

Para diplomat Uni Eropa yang menolak untuk diidentifikasi mengatakan, belum diketahui seberapa dekat kedua belah pihak bakal mencapai kesepakatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Rekomendasi
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
Mobil Inafis Polres...
Mobil Inafis Polres Jakpus Sambangi Kantor BGN, Ada Apa?
Berita Terkini
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
Didukung BPDP dan Ditjenbun,...
Didukung BPDP dan Ditjenbun, AKPY Percepat Transfer Teknologi ke Pekebun Sawit Morowali
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Hyundai Kunjungi iNews...
Hyundai Kunjungi iNews Media Group, Perkuat Sinergi dan Jajaki Peluang Kolaborasi Strategis
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved