Minta Masukan soal Kondisi Ekonomi, Pemerintah Panggil Bankir Himbara dan Swasta
Kamis, 09 Juli 2020 - 13:34 WIB
loading...
Pemerintah mengumpulkan para bankir untuk meminta masukan mengenai kondisi riil perekonomian di lapangan saat ini. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memanggil pimpinan Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) dan juga bank swasta ke Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta hari ini.
Bankir yang hadir dalam acara tersebut Direktur Utama (Dirut) BNI Herry Sidharta, Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar, dan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja dan Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menjelaskan, pemanggilan pimpinan bank Himbara dan swasta itu bukan terkait pembahasan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) . Namun, pemerintah hanya ingin mendengarkan pendapat para bankir tersebut mengani kondisi nyata di lapangan saat ini.
"Tak ada rakortas PEN hari ini. Tadi kita hanya dengar masukan kondisi di lapangan. Dan ini hanya minta masukan saja, masukan semua kondisi ekonomi," ujar dia, Kamis (9/7/2020).
(Baca Juga: Penanganan Covid-19 Lambat, Kadin Proyeksi Ekonomi RI Kuartal II/2020 Anjlok -4%)
Bankir yang hadir dalam acara tersebut Direktur Utama (Dirut) BNI Herry Sidharta, Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar, dan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja dan Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menjelaskan, pemanggilan pimpinan bank Himbara dan swasta itu bukan terkait pembahasan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) . Namun, pemerintah hanya ingin mendengarkan pendapat para bankir tersebut mengani kondisi nyata di lapangan saat ini.
"Tak ada rakortas PEN hari ini. Tadi kita hanya dengar masukan kondisi di lapangan. Dan ini hanya minta masukan saja, masukan semua kondisi ekonomi," ujar dia, Kamis (9/7/2020).
(Baca Juga: Penanganan Covid-19 Lambat, Kadin Proyeksi Ekonomi RI Kuartal II/2020 Anjlok -4%)
Lihat Juga :