Presdir Sampoerna: Disrupsi Jadi Katalisator Inovasi dan Perubahan

Senin, 28 November 2022 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Dalam menghadapi disrupsi, perusahaan induk Sampoerna, Philip Morris International (PMI), telah mengembangkan produk tembakau bebas asap. Produk ini merupakan sebagai alternatif bagi para perokok dewasa yang ingin terus menikmati produk tembakau dan nikotin, atau yang mengalami kesulitan berhenti merokok. Produk ini memiliki risiko yang lebih rendah karena mengeliminasi proses pembakaran, sehingga paparan zat berbahaya dan berpotensi berbahaya berkurang 90-95 persen.

Lebih lanjut, inovasi dalam disrupsi juga dilakukan oleh brand Kopi Kenangan. Dalam kesempatan yang sama, CEO sekaligus Co-Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata bahwa pada masa pandemi, bisnisnya mengalami kerugian karena tidak mendapatkan pengunjung selama pemberlakuan pembatasan.

“Kita tentunya mempunyai banyak masalah karena toko kita di sekitar SCBD tidak ada konsumen. Tetapi di sini kita sangat penting untuk resilien. Karena pandemi salah satu dalam sebuah bisnis problem,” jelas Edward.

Dia menegaskan bahwa tidak mungkin ada bisnis yang tidak menghadapi masalah. Oleh karena itu, permasalahan tersebut perlu dihadapi. Adapun dalam menghadapi krisis selama pandemi, Edward menjelaskan bahwa Kopi Kenangan melakukan berbagai strategi.

“Dari situ pada 2020 ketika badai PHK, kita menjadi brand yang tidak akan pernah PHK. THR dibayar. Dan tahun lalu, seluruh co-founder dan CEO dibayar Rp 1 saja. Itu menjadi komitmen kita untuk menjadi backup baik kepada customer maupun employee kita,” tegas dia.
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengelolaan Sumber Daya...
Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Era Disrupsi Kian Menantang
Tingkatkan Ketahanan...
Tingkatkan Ketahanan Pangan, BUMN Didorong Jadi Katalisator bagi Koperasi
Prospek dan Tantangan...
Prospek dan Tantangan UMKM di Era Disrupsi Teknologi
Di Usia yang ke-11,...
Di Usia yang ke-11, OJK Bakal Tingkatkan Kinerja Pengawasan
Inovasi Jadi Strategi...
Inovasi Jadi Strategi Hadapi Ancaman Disrupsi
Di Era Multidisrupsi,...
Di Era Multidisrupsi, Tantangan CEO Kian Berat
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa...
Hasan Nasbi Dorong Mahasiswa Fisip Unpas Lebih Kritis Hadapi Disrupsi Digital
Wamenkomdigi Ungkap...
Wamenkomdigi Ungkap Media Diterpa 2 Kali Disrupsi yang Bikin Sempoyongan
Rekomendasi
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved