Wapres Minta Papua Selatan Dibangun Food Estate

Rabu, 30 November 2022 - 11:04 WIB
loading...
Wapres Minta Papua Selatan...
Wapres Maruf Amin mendorong penciptaan lumbung pangan di Papua untuk menjaga ketahanan pangan. FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mendorong penciptaan lumbung pangan (food estate) di Papua untuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia bagian timur. Masalah pangan menjadi perhatian internasional terlebih pasca pandemi Covid-19, krisis iklim, hingga konflik geopolitik telah menyebabkan gangguan rantai pasok komoditas antara negara.

"Rumuskan pendekatan terintegrasi sejak hulu sampai hilir. Pastikan keterlibatan masyarakat papua asli di dalam masalah pengelolaan," kata Wapres dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (30/11/2022).

Baca Juga: Airlangga Ungkap Kemajuan Lumbung Pangan Jokowi, Intip Perkembangannya

Menurut dia persoalan pangan di Papua masih banyak terkendala dalam urusan tata kelola kelola padi hingga jagung, yang harus segera dituntaskan. "Saya juga tadi mendengar berbagai masalah oleh karena itu tata kelola tentang masalah padi, jagung, dan masalah lainnya harus sudah dirumuskan, supaya menjadi lumbung pangan nasional," kata Wapres.

Baca Juga: KTNA Nilai Food Estate di Kalteng Dongkrak Pendapatan Petani

Menurut dia agenda ketahanan pangan menjadi perhatian dari komunitas internasional, termasuk menjadi agenda pembahasan di KTT G20 Bali karena telah menjadi masalah bersama setiap negara. "Oleh karena itu, kita perlu fokus untuk menjadikan Papua Selatan sebagai lumbung pangan nasional di Timur Indonesia. Baik sentra padi, sentra perikanan dan sentra peternakan," pungkasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Stok Ikan Melimpah,...
Stok Ikan Melimpah, KNMP Dapat Kembalikan Kejayaan Papua sebagai Lumbung Tuna
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Rekomendasi
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved