Garap Potensi Ikan Kinmedai, KKP dan JFA Jajaki Kerja Sama
Kamis, 01 Desember 2022 - 12:51 WIB
loading...
Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menemui PT OS Selnajaya Indonesia yang merupakan perwakilan Japan Fisheries Association (JFA). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menemui PT OS Selnajaya Indonesia yang merupakan perwakilan Japan Fisheries Association (JFA) untuk membahas kondisi, regulasi serta implementasi tentang Perikanan Tangkap di Laut Dalam.
Baca Juga: Lima Strategi KKP Terapkan Ekonomi Biru
Pada pertemuan itu DJPT diwakili oleh Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan (KAPI), Mochamad Idnillah. Adapun perwakilan yang hadir dari OS Selnajaya yakni: Direktur JFA, Masashi Kigami; Presiden Direktur OS Selnajaya, Satoshi Miyajima; Global Strategy OS Selnajaya, Takeshi Fujii; Advisor, Hasim Nasution.
Direktur KAPI, Mochamad Idnillah mengatakan ini adalah pertemuan terkait kerjasama pemanfaatan sumber daya ikan Kinmedai di Sulawesi Selatan.
"Tadi disampaikan bahwa ada alat tangkap yang baru di Indonesia namanya Tate Haenawa, alat tangkap yang menyerupai pancing ulur dengan bantuan teknologi mesin sehingga tidak ditarik manual," kata Cak Muh sapaan akrabnya, Kamis (1/12/2022).
"Mereka mengusulkan untuk dapat diujicoba di perairan Indonesia. Rencananya akan kami implementasikan di (Kabupaten Kepulauan) Selayar, dengan kerjasama antara Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, PT OS Selnajaya dan Ditjen Perikanan Tangkap," kata Cak Muh lagi.
Dia menjelaskan, bahwa target spesies Ikan Kinmedai ini pasarnya sangat bagus sekali dan memang diminati di Jepang.
Baca Juga: Lima Strategi KKP Terapkan Ekonomi Biru
Pada pertemuan itu DJPT diwakili oleh Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan (KAPI), Mochamad Idnillah. Adapun perwakilan yang hadir dari OS Selnajaya yakni: Direktur JFA, Masashi Kigami; Presiden Direktur OS Selnajaya, Satoshi Miyajima; Global Strategy OS Selnajaya, Takeshi Fujii; Advisor, Hasim Nasution.
Direktur KAPI, Mochamad Idnillah mengatakan ini adalah pertemuan terkait kerjasama pemanfaatan sumber daya ikan Kinmedai di Sulawesi Selatan.
"Tadi disampaikan bahwa ada alat tangkap yang baru di Indonesia namanya Tate Haenawa, alat tangkap yang menyerupai pancing ulur dengan bantuan teknologi mesin sehingga tidak ditarik manual," kata Cak Muh sapaan akrabnya, Kamis (1/12/2022).
"Mereka mengusulkan untuk dapat diujicoba di perairan Indonesia. Rencananya akan kami implementasikan di (Kabupaten Kepulauan) Selayar, dengan kerjasama antara Dinas Kelautan dan Perikanan setempat, PT OS Selnajaya dan Ditjen Perikanan Tangkap," kata Cak Muh lagi.
Dia menjelaskan, bahwa target spesies Ikan Kinmedai ini pasarnya sangat bagus sekali dan memang diminati di Jepang.
Lihat Juga :