Lima Strategi KKP Terapkan Ekonomi Biru
Senin, 05 September 2022 - 22:55 WIB
loading...
KKP terus mendorong penerapan ekonomi biru. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan, Indonesia berkomitmen untuk mengelola kelautan dan perikanan secara berkelanjutan sesuai dengan prinsip ekonomi biru .
Baca juga: Di Portugal, Menteri Trenggono Beberkan Jurus Sakti Ekonomi Biru
Implementasi program-program ekonomi biru pada sektor kelautan dan perikanan Indonesia diyakininya akan berkontribusi besar pada pemenuhan pangan global, karena Badan Pangan Dunia (FAO) telah memprediksi bahwa kebutuhan protein global akan meningkat hingga 70% pada tahun 2050.
"Indonesia terus bekerja untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat menyeimbangkan keperluan dan kesejahteraan masyarakat sembari mampu menyediakan lingkungan laut yang sehat," ujar Trenggono, Senin (5/9/2022).
Dia melanjutkan, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan lima strategi ekonomi biru untuk memaksimalkan potensi sumber daya laut yang dimiliki. Dimulai dari program perluasan kawasan konservasi terbatas dengan target 30% dari seluruh perairan untuk menjaga serapan karbon dan memproduksi oksigen, juga sebagai zona spawning dan nursery ground.
Baca juga: Di Portugal, Menteri Trenggono Beberkan Jurus Sakti Ekonomi Biru
Implementasi program-program ekonomi biru pada sektor kelautan dan perikanan Indonesia diyakininya akan berkontribusi besar pada pemenuhan pangan global, karena Badan Pangan Dunia (FAO) telah memprediksi bahwa kebutuhan protein global akan meningkat hingga 70% pada tahun 2050.
"Indonesia terus bekerja untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat menyeimbangkan keperluan dan kesejahteraan masyarakat sembari mampu menyediakan lingkungan laut yang sehat," ujar Trenggono, Senin (5/9/2022).
Dia melanjutkan, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan lima strategi ekonomi biru untuk memaksimalkan potensi sumber daya laut yang dimiliki. Dimulai dari program perluasan kawasan konservasi terbatas dengan target 30% dari seluruh perairan untuk menjaga serapan karbon dan memproduksi oksigen, juga sebagai zona spawning dan nursery ground.
Lihat Juga :