Wahai Para Pemilik Bank, Saatnya Menunjukkan Komitmen

Kamis, 09 Juli 2020 - 19:59 WIB
loading...
Wahai Para Pemilik Bank,...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Industri perbankan Tanah Air tengah saat ini menjadi sorotan. Banyak pihak beranggapan, pandemi menimbulkan dampak besar terhadap industri perbankan nasional . Tak ayal, komitmen pemilik untuk memperkuat permodalannya sangat dinantikan.

Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anung Herlianto mengungkapkan, peran serta komitmen pemilik bank sangat dibutuhkan guna menjaga sustainabilitas atau keberlangsungan kinerja bank di tengah pandemi. Menurutnya, di tengah kondisi saat ini, pemilik modal harus senantiasa berkomitmen menjaga kesehatan banknya, tak peduli dari asing maupun dalam negeri.

“Kita memonitori dua risiko ini saja, risiko kredit dan bantalan yang cukup memadai dari sisi CAR (kecukupan modal). Maka itu, peran pemilikan modal sangat diperlukan dalam kondisi krisis saat ini,” kata Anung di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Kata Anung, berdasarkan data yang ada, risiko kredit bank hingga April 2020 meningkat ke 2,89% secara gross, di sisi lain loan to deposit ratio (LDR) menurun ke 91,55%.

"OJK sendiri mencatat hingga 18 Mei 2020 sebanyak 95 bank telah mengimplementasikan restrukturisasi kredit pada 4,9 juta debitur dengan nilai outstanding Rp458,8 triliun," katanya. ( Baca juga: NPL Perbankan Naik )

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Bukopin Rivan Purwantoto mengatakan, adanya tekanan kualitas kredit, bank akan melakukan penguatan internal untuk menjaga kualitas kreditnya serta melakukan percepatan penyelesaian kredit bermasalah.

"Di tengah kondisi pandemi saat ini, tentu perbankan butuh tambahan modal besar demi menjaga posisi likuiditasnya tetap terjaga," kata Rivan.

Sementara itu, ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk, Ryan Kiryanto menuturkan, modal itu sangat penting buat bank di tengah kondisi pandemi yang belum diketahui ujungnya. Hanya dengan modal yang cukup, bank bisa lebih kuat lagi dalam mendukung operasionalnya.

Ada dua cara yang bisa dilakukan bank untuk menjaga kecukupan modalnya. Bisa lewat suntik modal langsung dari pemegang saham pengendali, atau bisa juga dengan tidak membagikan dividen.

"Perbankan harus 'lari maraton' dalam jangka panjang ini untuk bertahan. Sampai kita benar-benar tahu kapan produksi vaksin dan pendistribusiannya," jelas Ryan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Hilirisasi Tahap II...
Hilirisasi Tahap II Digenjot, Pengamat: Bisa Dongkrak Ekonomi dan Tambah Pendapatan Negara
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved