Harga Minyak Asal Moskow Dipatok, Zelensky Ragu Beri Kerusakan Serius ke Ekonomi Rusia

Selasa, 06 Desember 2022 - 21:12 WIB
loading...
A A A
Batas harga diajukan sejak bulan September 2022 oleh kelompok negara-negara industri G7 (Amerika Serikat (AS), Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan UE (Uni Eropa)) dalam upaya untuk memukul kemampuan Moskow dalam membiayai perang di Ukraina.

Dalam pernyataan bersama, G7 dengan Uni Eropa dan Australia mengatakan, keputusan itu diambil untuk "mencegah Rusia mengambil untung dari perang melawan Ukraina".

Baca Juga: Batasi Harga Minyak Rusia, AS Gabung dengan UE dan G7 Patok USD60/Barel

Pada hari Sabtu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, bahwa Moskow telah mempersiapkan langkah untuk menghadapinya, dan menekankan "tidak akan menerima" pembatasan tersebut.

Meskipun kebijakan batas harga secara pasti akan dirasakan oleh Rusia, namun pukulan itu diyakini melunak terkait langkahnya untuk menjual minyaknya ke pasar lain seperti India dan China - yang saat ini merupakan pembeli tunggal terbesar minyak mentah Rusia.

Kesepakatan pembatasan harga datang hanya beberapa hari sebelum larangan seluruh Uni Eropa (UE) terhadap minyak mentah Rusia yang diimpor melalui laut mulai berlaku, juga pada 5 Desember. Batas harga -yang dimaksudkan untuk mempengaruhi ekspor minyak di seluruh dunia- dimaksudkan melengkapi hal itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
Rekomendasi
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Infografis
Selalu Kalah Lawan Rusia,...
Selalu Kalah Lawan Rusia, Barat Berpikir Ulang Dukungan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved