Pensiun atau Lanjut? Nasib Kereta Argo Parahyangan di Tangan Menhub Budi
Selasa, 06 Desember 2022 - 23:50 WIB
loading...
Nasib kereta api Argo Parahyangan tergantung pada keputusan Menteri Perhubungan. Ilustrasi foto/dok KAI
A
A
A
JAKARTA - Wacana penghentian Kereta Api (KA) Argo Parahyangan mengemuka. Nasib KA eksekutif rute Jakarta-Bandung PP itu berada di tangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Hingga saat ini belum ada kepastian apakah kereta yang dikelola PT KAI (Persero) itu akan dihentikan operasionalnya seiring hadirnya Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) pada tahun depan.
Kementerian BUMN selaku pemegang saham KAI pun mengaku nasib Argo Parahyangan tergantung pada keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Adapun saat ini pembahasan terus dilakukan. Meski belum ada keputusan final, Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga menilai ada pertimbangan terkait dengan status Argo Parahyangan. Salah satunya bisa menjadi KA untuk segmen ekonomi.
"Kalau ekonominya, kalau untuk yang kereta Bandung pasti kan ini, masih bisa. Tapi itu pertimbangan lagi, nanti kan kawan-kawan dari Kemenhub yang akan menetapkan itu. tapi untuk rakyat pasti akan ada lah untuk ekonomi, pasti ada," ujarnya di gedung Kementerian BUMN, Selasa (6/12/2022).
Hingga saat ini belum ada kepastian apakah kereta yang dikelola PT KAI (Persero) itu akan dihentikan operasionalnya seiring hadirnya Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) pada tahun depan.
Kementerian BUMN selaku pemegang saham KAI pun mengaku nasib Argo Parahyangan tergantung pada keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Adapun saat ini pembahasan terus dilakukan. Meski belum ada keputusan final, Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga menilai ada pertimbangan terkait dengan status Argo Parahyangan. Salah satunya bisa menjadi KA untuk segmen ekonomi.
"Kalau ekonominya, kalau untuk yang kereta Bandung pasti kan ini, masih bisa. Tapi itu pertimbangan lagi, nanti kan kawan-kawan dari Kemenhub yang akan menetapkan itu. tapi untuk rakyat pasti akan ada lah untuk ekonomi, pasti ada," ujarnya di gedung Kementerian BUMN, Selasa (6/12/2022).
Lihat Juga :