Tanam Perdana di Lahan Food Estate Ditargetkan Mulai Oktober
Jum'at, 10 Juli 2020 - 09:35 WIB
loading...
Foto: dok/Balitbangtan Kementan
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan bisa melakukan tanam perdana di lahan food estate pada musim kedua, yakni Oktober 2020-Maret 2021 mendatang. Adapun luas pertanaman di tahap awal ini diharapkan bisa mencapai 28.321 hektare (ha).
“Targetnya proyek lumbung pangan ini dapat ditanami pada musim kedua, yakni mulai Oktober 2020 sampai Maret 2021,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), saat mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke calon lokasi lahan food estate di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, kemarin. (Baca: Kementan dan Kementerian PUPR Sinergi Bangun Food Estate di Kalteng)
Sebagaimana rilis yang diterima KORAN SINDO, hadir mendampingi Presiden tersebut selain Mentan SYL, juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Mentan menjelaskan lahan seluas 28.321 ha tersebut terdiri atas 8.747 ha kawasan eks pengembangan lahan gambut (PLG) dan 19.574 ha di luar kawasan eks PLG. Sementara itu, dari total lahan seluas 28.321 ha tersebut terdiri atas 19.103 ha lahan sudah memiliki irigasi yang baik, sedangkan 9.218 ha perlu perbaikan irigasi.
Pengembangan lahan rawa ini untuk mengantisipasi Indonesia dari ancaman krisis pangan, seperti diperingatkan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO). Program pengembangan food estate seluas 165.000 ha akan melibatkan beberapa kementerian mulai dari Kementan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian BUMN, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).
“Targetnya proyek lumbung pangan ini dapat ditanami pada musim kedua, yakni mulai Oktober 2020 sampai Maret 2021,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), saat mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke calon lokasi lahan food estate di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, kemarin. (Baca: Kementan dan Kementerian PUPR Sinergi Bangun Food Estate di Kalteng)
Sebagaimana rilis yang diterima KORAN SINDO, hadir mendampingi Presiden tersebut selain Mentan SYL, juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Mentan menjelaskan lahan seluas 28.321 ha tersebut terdiri atas 8.747 ha kawasan eks pengembangan lahan gambut (PLG) dan 19.574 ha di luar kawasan eks PLG. Sementara itu, dari total lahan seluas 28.321 ha tersebut terdiri atas 19.103 ha lahan sudah memiliki irigasi yang baik, sedangkan 9.218 ha perlu perbaikan irigasi.
Pengembangan lahan rawa ini untuk mengantisipasi Indonesia dari ancaman krisis pangan, seperti diperingatkan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO). Program pengembangan food estate seluas 165.000 ha akan melibatkan beberapa kementerian mulai dari Kementan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian BUMN, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).
Lihat Juga :