Sri Mulyani Ungkap Nasib Jakarta Setelah Ibu Kota Pindah ke IKN Nusantara

Kamis, 08 Desember 2022 - 12:35 WIB
loading...
Sri Mulyani Ungkap Nasib...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/ANTARA Photo
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membicarakan soal nasib Jakarta jika nantinya ibukota negara resmi pindah ke IKN Nusantara. Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebut dia, telah menekankan bahwa perpindahan ini bukanlah hanya sekadar proyek.

"Bukan hanya membangun sebuah kota baru, tapi soal mengubah pola pikir para pembuat kebijakan, orang-orang Indonesia, juga para pelaku bisnis untuk bisa menciptakan pembangunan Indonesia sentris yang nyata di luar Jakarta, terlebih ini sudah 77 tahun lamanya Jakarta sentris," ujar Sri dalam Workshop Recycling and Management of State Assets secara virtual di Jakarta, Rabu (8/12/2022).

Baca Juga: Kemendagri Cari Format Terbaik terkait Wacana DKI Tanpa Wali Kota dan Bupati

Dia meyakini perpindahan ini akan membawa tugas-tugas yang menantang. Ini bukan hanya soal pembiayaan, tetapi juga aspek-aspek lain seperti lingkungan, sosial, strategis untuk pengembangan ekonomi di masa depan, dan juga bagaimana koneksi dari IKN ini akan terus dikembangkan.

"Sementara di saat yang sama, memastikan bahwa Jakarta tidak akan menjadi penyok ataupun menjadi kurang berharga. Karena suka atau tidak, berbicara soal Jakarta, ini bukan hanya soal gedung-gedung pemerintah, tetapi juga aktivitas pemerintah yang menarik banyak multiplier yang tidak boleh diremehkan," ungkap Sri.

Berpikir soal Jakarta yang juga akan didesain ulang, sehingga Jakarta akan tetap terus hidup dan masih menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang kuat untuk Indonesia, juga menjadi penting. Salah satu aspek yang paling penting baginya adalah bagaimana cara menangani banyak gedung pemerintah ketika sudah mulai berpindah ke IKN.

"Gedung-gedung itu sebenarnya hanya satu hal, sementara di pikiran kami di Kemenkeu, masih banyak hal-hal kompleks lainnya seperti siapa yang harus pindah duluan, berapa banyak yang berangkat duluan, juga soal perumahan mereka, keluarga mereka, sekolah bagi anak-anak mereka. Ini bukan hanya soal berpindah kantor, karena di Kemenkeu kami punya 15 gedung, dan ini berarti di IKN kami harus membangun 15 gedung pula atau lebih sedikit dengan pola kerja yang baru," kata Sri.

Baca Juga: Prabowo Beberkan Alasan Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan

Sehingga, dia menekankan bahwa perpindahan IKN ini bukan hanya perkara gedung. "Tetapi juga orang-orangnya, dan banyak juga aspek lainnya, yaitu keluarga, pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial. Ini area yang sangat penting bagi kita semua," pungkas Sri.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Bayar PBB-P2 Lebih Awal,...
Bayar PBB-P2 Lebih Awal, Warga Jakarta Bisa Dapat Manfaat Lebih Besar
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Rekomendasi
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Dua Skenario HUT ke-79...
Dua Skenario HUT ke-79 RI: Bisa di Jakarta dan IKN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved