Sinergi dengan Sektor Perbankan Bisa Wujudkan Kemandirian Gula Nasional
Senin, 12 Desember 2022 - 20:40 WIB
loading...
Pelaku industri gula terus bersinergi dengan pihak perbankan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Guna meningkatkan penguatan dan mengakselerasi swasembada gula atau kemandirian gula nasional, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN)--sub-Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero)--terus melakukan upaya untuk memperkuat kemitraan dengan sektor perbankan . Langkah itu dilakukan untuk memperkuat permodalan.
Baca juga: Target Swasembada Gula pada 2027 Berpotensi Gagal, APTRI Ungkap Biang Keroknya
"Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi bahwa berbagai inisiatif terus dilakukan, mulai dari upaya perluasan lahan tebu maupun kerja sama lahan dengan para petani. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan modal petani, kami bersinergi dengan perbankan di antaranya Bank Jatim dan Bank BNI melalui program KUR dan non-KUR sehingga petani dapat menanam tebu dengan modal kerja yang semakin baik," ungkap Direktur SGN Suhendri di Jakarta, Senin (12/12/2022).
Untuk kerja sama lahan, SGN bertindak sebagai off taker dan membantu kelancaran penyediaan sarana dan prasarana pertanian untuk budidaya tanaman tebu serta memberi bantuan pembinaan teknis pengelolaan budidaya tebu. Saat ini SGN membina 15 ribu petani tebu dengan total luas lahan mencapai 118 ribu hektare dengan 60% di antaranya berada di wilayah Jawa Timur.
Kerja sama dengan Bank Jatim menjadi cukup strategis, mengingat 24 dari 36 pabrik gula yang dikelola oleh SGN berada di Jawa Timur. Bank Jatim telah mengalokasikan pendanaan sebesar Rp500 miliar untuk kebutuhan modal kerja petani tebu mitra SGN di Jawa Timur dalam bentuk KUR dan non-KUR.
Baca juga: Target Swasembada Gula pada 2027 Berpotensi Gagal, APTRI Ungkap Biang Keroknya
"Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi bahwa berbagai inisiatif terus dilakukan, mulai dari upaya perluasan lahan tebu maupun kerja sama lahan dengan para petani. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan modal petani, kami bersinergi dengan perbankan di antaranya Bank Jatim dan Bank BNI melalui program KUR dan non-KUR sehingga petani dapat menanam tebu dengan modal kerja yang semakin baik," ungkap Direktur SGN Suhendri di Jakarta, Senin (12/12/2022).
Untuk kerja sama lahan, SGN bertindak sebagai off taker dan membantu kelancaran penyediaan sarana dan prasarana pertanian untuk budidaya tanaman tebu serta memberi bantuan pembinaan teknis pengelolaan budidaya tebu. Saat ini SGN membina 15 ribu petani tebu dengan total luas lahan mencapai 118 ribu hektare dengan 60% di antaranya berada di wilayah Jawa Timur.
Kerja sama dengan Bank Jatim menjadi cukup strategis, mengingat 24 dari 36 pabrik gula yang dikelola oleh SGN berada di Jawa Timur. Bank Jatim telah mengalokasikan pendanaan sebesar Rp500 miliar untuk kebutuhan modal kerja petani tebu mitra SGN di Jawa Timur dalam bentuk KUR dan non-KUR.
Lihat Juga :