China Gencar Berburu Minyak, Harga Minyak Dunia Bisa Balik USD100 per Barel
Rabu, 14 Desember 2022 - 17:07 WIB
loading...
Pelonggaran Covid-19 di China mendorong kenaikan harga minyak dunia. FOTO/Reuters
A
A
A
SINGAPURA - Lalu lintas jalan dan udara di China telah pulih setelah pelonggaran yang signifikan dalam pembatasan Covid-19 negara itu meningkatkan prospek permintaan bahan bakar minyak (BBM) dan mendukung harga minyak dunia.
Setelah hampir tiga tahun mengejar kebijakan yang menargetkan nol kasus Covid-19, China minggu lalu mengabaikan banyak pembatasan utama, termasuk menghentikan pengujian virus, melonggarkan aturan karantina, dan menghapus pelacakan perjalanan.
Berdasarkan data dari Kementerian transportasi, firma analitik perjalanan, dan konsultan energi, perubahan tersebut memicu peningkatan mobilitas yang signifikan, dengan transportasi darat dan udara meningkat untuk pertama kalinya dalam hampir dua bulan.
"Mengingat laju pembukaan kembali yang lebih cepat, kami sekarang memperkirakan mobilitas akan menjadi normal mencapai level Juni-Juli 2022 pada akhir Maret 2023 versus ekspektasi kami sebelumnya pada Mei-Juni," tulis analis Morgan Stanley dilanisr dari Reuters, Rabu (14/12/2022).
Baca Juga: China Kerahkan 18 Bomber Nuklir Terobos Zona Pertahanan Taiwan
Setelah hampir tiga tahun mengejar kebijakan yang menargetkan nol kasus Covid-19, China minggu lalu mengabaikan banyak pembatasan utama, termasuk menghentikan pengujian virus, melonggarkan aturan karantina, dan menghapus pelacakan perjalanan.
Berdasarkan data dari Kementerian transportasi, firma analitik perjalanan, dan konsultan energi, perubahan tersebut memicu peningkatan mobilitas yang signifikan, dengan transportasi darat dan udara meningkat untuk pertama kalinya dalam hampir dua bulan.
"Mengingat laju pembukaan kembali yang lebih cepat, kami sekarang memperkirakan mobilitas akan menjadi normal mencapai level Juni-Juli 2022 pada akhir Maret 2023 versus ekspektasi kami sebelumnya pada Mei-Juni," tulis analis Morgan Stanley dilanisr dari Reuters, Rabu (14/12/2022).
Baca Juga: China Kerahkan 18 Bomber Nuklir Terobos Zona Pertahanan Taiwan
Lihat Juga :