Orang Terkaya Kedua Rusia Berharta Rp 410,3 Triliun Kena Sanksi AS, Aset Diburu

Senin, 19 Desember 2022 - 09:18 WIB
loading...
Orang Terkaya Kedua...
Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada oligarki Rusia, Vladimir Potanin untuk menambah panjang daftar miliarder Rusia yang terkena sanksi. Foto/Dok Reuters
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada oligarki Rusia, Vladimir Potanin untuk menambah panjang daftar miliarder Rusia yang terkena sanksi. Miliarder Nikel itu menjadi target sebagai respons Barat di tengah perang Rusia Ukraina.

Baca Juga: Intip Jajaran Orang Terkaya di Rusia, Nomor Satu Punya Harta Rp415,1 Triliun

Beberapa fakta seputar sanksi tersebut seperti dilansir Forbes yakni, Departemen Luar Negeri dan Keuangan AS bersama-sama mengumumkan langkah-langkah tersebut, yang membekukan semua aset Potanin di AS dan melarangnya memasuki negara itu.

Potanin merupakan orang terkaya kedua di Rusia , berkat sekitar 33% sahamnya di Norilsk Nickel, salah satu dari 10 perusahaan publik terbesar di Rusia.AS juga menjatuhkan sanksi kepada perusahaan investasi Potanin, Interros, dan lembaga keuangan Rosbank, yang diakuisisi Interros pada April, lalu. Sementara Norilsk Nickel menghindari sanksi, maka berpotensi untuk menghindari destabilisasi pasar nikel internasional.

Baca Juga: Cara Rusia Melawan Sanksi Barat, Geser Perdagangan dan Aliran Energi ke Timur

Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan, AS juga mengidentifikasi kapal pesiar Nirvana senilai USD 120 juta milik Potanin sebagai properti yang diblokir. Ada juga aset tinggi lainnya yang berpotensi akan disita selain kapal pesiar oligarki.

Harta Potanin diperkirakan bernilai USD 26.4 miliar atau setara Rp 410,3 triliun (Kurs Rp 15.544 per USD), untuk menjadikannya orang terkaya ke-51 di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Rekomendasi
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
Wuling vs Baojun: Dua...
Wuling vs Baojun: Dua Merek Satu Induk, Apa Bedanya?
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
Obama dan 500 Orang...
Obama dan 500 Orang AS Lainnya Dilarang Masuk Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved