Orang Terkaya Kedua Rusia Berharta Rp 410,3 Triliun Kena Sanksi AS, Aset Diburu

Senin, 19 Desember 2022 - 09:18 WIB
loading...
A A A
"Kami melihat Potanin tidak hanya sebagai pembuat kesepakatan, tetapi juga sebagai orang penting dalam politik di Rusia," kata Stanislav Markus, seorang profesor di University of South Carolina dengan keahlian tentang oligarki Rusia.

Ia mengatakan hal itu kepada Forbes pada bulan April ketika Potanin, sekutu lama Presiden Rusia Vladimir Putin, membeli aset yang terkena dampak sanksi internasional terhadap Rusia dan individu terkayanya.

Sebelumnya Inggris menjatuhkan sanksi kepada Potanin pada bulan Juni, sementara Uni Eropa belum mengumumkan tindakan apapun terhadap miliarder tersebut. The Wall Street Journal melaporkan rencana AS untuk menjatuhkan sanksi kepada Potanin pada hari Rabu, kemarin.

Interros juga membeli 35% saham di Tinkoff Bank pada bulan April, mengambil alih saham Oleg Tinkov, salah satu dari sedikit oligarki yang mengkritik invasi Ukraina. Sementara itu harga nikel telah naik ke level tertinggi sepanjang masa pada musim semi tahun ini di tengah ketidakpastian tentang bagaimana sanksi dapat berdampak pada Norilsk Nickel, penambang nikel terbesar di dunia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Rekomendasi
Membuka Kotak Pandoro...
Membuka Kotak Pandoro Dalam Kasus Eks Jampidsus
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Unggahan Nycta Gina...
Unggahan Nycta Gina soal Kebakaran Dekat Rumah Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
Unilever Indonesia Bukukan...
Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
Perkuat Operasional...
Perkuat Operasional Rendah Karbon, Danone Indonesia Operasikan PLTS di 11 Pabrik
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Infografis
Lemahkan Kemampuan Perang...
Lemahkan Kemampuan Perang Rusia, AS Sanksi Wagner Group
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved