Rupiah Merosot ke Level Rp15.481 per USD

Selasa, 28 April 2020 - 10:15 WIB
loading...
Rupiah Merosot ke Level...
Rupiah merosot ke level Rp15.481 per dolar Amerika Serikat. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terjungkal terhadap dolar Amerika Serikat(USD) pada perdagangan Selasa (28/4/2020). Indeks Bloomberg mencatat rupiah merosot 96 poin atau 0,63% ke posisi Rp15.481 per USD pada pukul 10.10 WIB.

Sesi pembukaan, rupiah berbalik melemah 20 poin ke level Rp15.405 per USD, dibanding penutupan Senin kemarin yang menguat ke Rp15.385 per USD.

Rupiah menjadi mata uang Asia terlemah pada Selasa ini, diikuti ringgit Malaysia -0,44%, dolar Singapura -0,25%, baht Thailand -0,17%, yen Jepang dan won Korea Selatan -0,06%, dan yuan China -0,02%. Adapun rupee India menjadi mata uang Asia yang menguat +0,28%.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok kurs tengah rupiah di Rp15.488 per USD, menguat 103 poin dari level Rp15.591 per USD pada Senin kemarin.

Dolar Amerika Serikat mendapat tenaga merespons kenaikan saham Wall Street, dimana indeks Dow Jones melompat 10,1%, kenaikan satu hari terbesar sejak 2002 dan indeks S&P 500 perkasa 11,4%, juga penguatan satu hari terbesar sejak 1987.

Pasar keuangan dan pasar saham AS berbinar-binar seiring rencana pembukaan lockdown di negara bagian Alaska, Georgia, Carolina Selatan, Tennessee, dan Texas untuk aktivitas ekonomi. Sehingga memberi sentimen positif bagi investor.

Melansir dari CNBC, Selasa (28/4/2020), indeks USD yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama berada di posisi 100,029, setelah sebelumnya lebih rendah di posisi 99.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved