Dari Hobi Jadi Cuan Belasan Juta, Inilah 5 Kisah UMKM Binaan SETC

Selasa, 27 Desember 2022 - 08:00 WIB
loading...
Dari Hobi Jadi Cuan...
foto: doc freepik
A A A
PASURUAN - Ide bisnis bisa datang dari hal-hal sederhana. Termasuk dari aktivitas yang awalnya sekadar hobi atau kegiatan pengisi waktu luang bisa menjadi sumber inspirasi andalan guna menambah pundi-pundi cuan.

Hal ini terlihat dari kisah-kisah para pelaku UMKM binaan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di pusat pelatihan kewirausahaan SETC di Pasuruan, Jawa Timur.

Kepala Urusan Eksternal Sampoerna Ishak Danuningrat menjelaskan, SETC merupakan program pembinaan UMKM yang diresmikan pada 2007. Fasilitas pendukung untuk pelatihan kewirausahaan program SETC berdiri di atas lahan seluas 27 hektar (ha) di Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

"Hingga saat ini, SETC telah memberi keterampilan kewirausahaan kepada lebih dari 65.000 peserta dari seluruh Indonesia," ujar Ishak dalam keterangannya kepada media, Rabu (14/12/2022).

Dalam berkesempatan berbincang dengan lima perwakilan UMKM binaan SETC, mereka merupakan 'emak-emak' asal Jawa Timur, berasal tidak jauh dari lokasi SETC.

Pegiat eco printing untuk produk fesyen sekaligus pendiri Letes Craft, Ani Nurdiana, menjadi salah satu contoh pelaku UMKM yang sebelumnya hanya memiliki hobi mengumpulkan dedaunan unik untuk dicetak menjadi kain bermotif alami lewat teknik eco-print.

"Saya bergabung dengan SETC sudah lama, sejak 2010. Ketika itu, kemampuan eco-print saya masih sekadar hobi. Iseng saja bikin kerajinan tangan. Nah, justru teman-teman SETC yang menyarankan saya supaya jadi serius. Kepercayaan diri pun muncul setelah dapat pelatihan bisnis, manajemen, dan pemasaran dari sini," ujarnya.

Ani resmi membawa hobi mencetaknya itu menjadi brand Letes Craft yang menjual dompet, tas, sampai sepatu bermotif dedaunan unik. Produknya ternyata bisa terjual sampai kisaran harga Rp2 jutaan. Padahal, ketika memulai bisnis, Ani hanya mengeluarkan modal awal Rp300.000 saja.

"Alhamdulillah, aset Letes Craft saat ini sudah mencapai Rp200 jutaan, dengan omzet sekitar Rp5 jutaan per bulan. Bahkan, kalau sedang ramai, omzet bisa sampai Rp80 juta per bulan. Berkat ilmu dari SETC, saya jadi bisa bikin produk yang terjual sampai Hongkong dan bisa memberdayakan tetangga sebagai tenaga kerja," tambah perempuan asal Pasuruan itu.

Senada, pegiat fesyen lukis dengan brand N2N asal Malang, Lastri Suhartini juga mendapatkan kepercayaan diri untuk membuka usaha sampingan setelah bergabung dengan SETC. Usaha Lastri berupa jasa dan penyedia produk pakaian motif lukisan tangan.

"Sebenarnya basis keilmuan saya itu arsitektur, jadi memang hobi menggambar. Tadinya tidak terpikirkan untuk membuka usaha. Ternyata, sekarang aktivitas yang saya sukai ini bisa mendatangkan omzet Rp8-10 juta per bulan," kata Lastri.

Sebagai informasi, SETC memberikan pelatihan berbagai keterampilan kepada para pelaku UMKM binaan. Mulai dari manajemen keuangan dan bisnis, juga keterampilan produksi, pengolahan kuliner, sampai pengemasan produk.

Ada juga keterampilan pemasaran, baik konvensional maupun digital, akses jejaring dengan berbagai calon mitra bisnis, hingga pelatihan mengenai tata cara ekspor, sehingga para pelaku UMKM berkesempatan menjangkau lebih banyak pembeli dan bisnisnya cepat berkembang, bahkan sampai ke mancanegara.

Sementara itu, Eka Wahyu Setyowati, yang telah menjelajahi puluhan pameran UMKM sebagai pegiat patchwork alias kerajinan perca bersama brand-nya, Decak Handmade, melihat pentingnya peran lembaga pendampingan seperti SETC.

"Saya baru bergabung dengan SETC sejak awal pandemi, dan manfaatnya buat pengembangan bisnis Decak Handmade sudah terasa sekali. Contohnya, saya pertama kali tahu cara menghitung HPP [harga pokok penjualan] dari sini, kemudian pemasaran digital ternyata juga ada ilmunya, yang juga saya baru tahu. Jadi SETC menyediakan saya akses untuk belajar," tutur Eka.

Di Fasilitas SETC terlihat beberapa pelatihan yang tengah digelar secara langsung. Misalnya, pengolahan makanan dari jahe, ilmu hidroponik, dan pelatihan pembibitan cabai merah.

Dalam berkesempatan berbincang dengan UMKM binaan SETC bernama Lilien Kecil besutan Trisakti Chandra Dewi yang mendapatkan berkah jejaring bisnis dari SETC, kemudian memanfaatkannya untuk memberdayakan para ibu-ibu PKK di wilayahnya.

Turut hadir pula Neneng Apriani, pelaku UMKM binaan SETC yang membuat produk olahan bawang hitam menjadi cokelat, kue kering, sampai selai.

Awalnya, Neneng mengonsumsi sendiri bawang hitam. Kemudian, ia mulai memproduksinya untuk kemudian dipasarkan, bahkan hingga ke luar Indonesia.

"Dari awalnya hanya konsumsi pribadi, saat ini bawang hitam olahan saya lewat brand N'Up Product bisa mendatangkan omzet bulanan di kisaran Rp15 juta. Ada konsumen saya asal Australia dan Turki yang juga rutin membeli," ujar Neneng.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved