Inflasi dan Ancaman Resesi Pengaruhi Pola Belanja Kelas Menengah ke Bawah
Senin, 26 Desember 2022 - 22:30 WIB
loading...
Kalangan menengah ke bawah akan mengubah pola belanja akibat inflasi dan ancaman resesi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - DBS Group Research mengemukakan hasil riset seputar inflasi dan ancaman resesi yang akan mengubah pola pengeluaran dan konsumsi. Hasil riset itu berdasarkan 700 responden yang berasal dari berbagai kelas pemasukan, pada November 2022.
Baca juga: Mengejutkan, Inflasi Jepang Cetak Rekor Tertinggi dalam 41 Tahun Terakhir
Hasil menunjukkan bahwa mayoritas kelas menengah ke bawah akan mengubah pola belanja atau pengeluaran mereka lebih cepat dibandingkan kelas menengah dan kelas menengah ke atas.
"71% responden dari kelas menengah ke bawah berencana untuk menyesuaikan pengeluaran jika inflasi dan harga barang-barang tetap tinggi selama tiga hingga enam bulan ke depan," tulis riset yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), dikutip Senin (26/12/2022).
Di sisi lain, 40% responden kelas menengah dan menengah ke atas justru memilih untuk tidak langsung mengubah pola konsumsi mereka, meski mengakui terdampak inflasi. Riset juga menunjukkan bahwa untuk kelas menengah ke atas, 56% responden mengaku akan menyesuaikan gaya hidup mereka dalam kurun waktu tiga sampai enam bulan ke depan.
Baca juga: Mengejutkan, Inflasi Jepang Cetak Rekor Tertinggi dalam 41 Tahun Terakhir
Hasil menunjukkan bahwa mayoritas kelas menengah ke bawah akan mengubah pola belanja atau pengeluaran mereka lebih cepat dibandingkan kelas menengah dan kelas menengah ke atas.
"71% responden dari kelas menengah ke bawah berencana untuk menyesuaikan pengeluaran jika inflasi dan harga barang-barang tetap tinggi selama tiga hingga enam bulan ke depan," tulis riset yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), dikutip Senin (26/12/2022).
Di sisi lain, 40% responden kelas menengah dan menengah ke atas justru memilih untuk tidak langsung mengubah pola konsumsi mereka, meski mengakui terdampak inflasi. Riset juga menunjukkan bahwa untuk kelas menengah ke atas, 56% responden mengaku akan menyesuaikan gaya hidup mereka dalam kurun waktu tiga sampai enam bulan ke depan.
Lihat Juga :