Sektor Minyak dan Gas Rusia Mulai Kelimpungan, Sanksi Barat Ampuh?

Selasa, 27 Desember 2022 - 12:13 WIB
loading...
A A A
Diterangkan juga oleh Novak secara terpisah pada hari Jumat, bahwa Rusia dapat memangkas produksi minyak sebagai tanggapan atas pembatasan harga Barat yang diterapkan awal bulan ini. Opsinya adalah mengurangi produksi minyaknya sebesar 500.000 hingga 700.000 barel per hari yang katanya merupakan pengurangan kapasitas 5% hingga 7% pada awal tahun depan.

Presiden Rusia, Vladimir Putin diperkirakan menandatangani dekrit minggu ini tentang tanggapan Moskow terhadap batas harga minyak Barat, yang bertujuan menekan pembiayaan mesin perang Kremlin. Uni Eropa dan Inggris juga telah melarang pengiriman minyak mentah Rusia melalui laut.

Para pejabat Rusia telah meremehkan dampak dari pembatasan harga dan sanksi lainnya pada sektor minyak dan gas Rusia, yang merupakan sumber kehidupan ekonomi negara itu.

Novak yang pernah menjabat sebagai Menteri Energi menerangkan, bahwa terlepas dari kenyataan mengakui tahun ini ternyata sangat sulit bagi sektor bahan bakar dan energi Rusia. Namun Ia yakin pada akhirnya hal itu tidak terlalu suram.

Sejak invasi Moskow ke Ukraina pada bulan Februari, pihak berwenang Rusia telah berhenti menerbitkan data tentang statistik perdagangan. Termasuk untuk produksi minyak dan gas, dalam upaya untuk melindungi ekonomi dan perusahaan domestik dari sanksi lebih lanjut.

Perubahan itu mempersulit verifikasi independen atas pernyataan Moskow bahwa ia telah mampu membuktikan ekonominya berjalan di tengah gempuran sanksi.

Terakhir kali data tersedia pada bulan Januari 2022, dimana ekspor gas alam Rusia mencapai USD 9,5 miliar dan nilai ekspor LNG adalah USD 1,26 miliar, menurut Layanan Bea Cukai Federal Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Rekomendasi
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved