Jadi Orang Terkaya Nomor 1 di Indonesia, Harta Dato Low Tuck Kwong Ambles Rp3 Triliun dalam Sehari

Rabu, 28 Desember 2022 - 17:32 WIB
loading...
Jadi Orang Terkaya Nomor...
Gara-gara harga sahamnya turun, kekayaan Dato Low Tuck Kwong turun Rp3 triliun. Foto/Forbes
A A A
JAKARTA - Jadi orang terkaya di Indonesia memang harus selalu siap dengan kekayaan yang naik atau turun dalam tempo yang cepat. Itulah yang dialami oleh Dato Low Tuck Kwong.

Baca juga: Nilai Kapitalisasi Bayan Salip BRI, Harta Low Tuck Kwong Melesat Jadi Rp493 Triliun

Berdasarkan laporan Real Time Forbes Billionaires List, kekayaan Dato low Tuck Kwong tercatat USD25,2 miliar atau sekitar Rp393 triliun. Sang Dato menggeser posisi Duo Hartono yang selama ini menguasai singasana sebagai orang terkaya di Indonesia.

Kini Budi Hartono harus puas menempati posisi kedua orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan USD22,1 miliar atau sekitar Rp344 triliun dan Michael Hartono di urutan ketiga dengan total kekayaan USD21,3 miliar atau sekitar Rp332 triliun.

Nah gara-gara harga sahamnya (BYAN/PT Bayan Resources Tbk) anjlok sebesar sebesar Rp1.500 per lembar, kekayaaan Dato pun ambles hingga Rp3 triliun lebih. Jika kemarin (27/12/2022) harga sama BYAN masih bertengger di Rp23.275, maka hari ini harganya longsor ke Rp21.775.

Dato sendiri mengempit saham BYAN sebanyak 61,13% atau sebanyak 2,037 miliar lembar. Pemegang saham BYAN terbesar lainnya adalah publik 22,5% dan PT Sumber Suryadaya Prima sebanyak 10%.

Penurunan saham BYAN hari ini membuat emiten itu masuk jajaran top losers seiring dengan melemahnya indeks harga saham gabungan (IHSG).

Berdasarkan data BEI, saham BYAN meninggalkan posisi all time high-nya dan parkir di Rp21.775 per saham. Padahal, saham BYAN dibuka menguat menjadi Rp23,550, dibandingkan penutupan kemarin Rp23.275.

Harga saham BYAN pun cukup tangguh sepanjang bulan ini di tengah pelemahan IHSG. Saham BYAN terpantau hanya melemah 5 kali perdagangan, yakni pada 8 Desember, 9 Desember, 12 Desember, 15 Desember, dan 22 Desember 2022. Dalam sepekan, saham BYAN menguat 18,02%.

Pelemahan harga BYAN diyakini terjadi karena beberapa faktor, yakni terkoreksinya harga batu bara dunia dan aksi penjualan saham yang dilakukan Low Tuck Kwong dengan harga jual jauh di bawah harga pasar.

Meski begitu, BYAN merupakan saham paling fenomenal berkat keberhasilan kenaikan harga saham ke level tertinggi baru, kapitalisasi pasar (market cap) hingga mencapai nomor dua, terciptanya orang terkaya nomor satu di Indonesia, dan dividen interim terbesar emiten sepanjang 2022.

Kapitalisasi pasar BYAN pun melambung dengan mencapai Rp725,83 triliun. Sempat berhasil menggeser posisi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), namun masih dibawah posisi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp1.066 triliun.

Baca juga: Profil Kombes Roberto, Direskrimsus Polda DIY yang Tangkap Buronan FBI Jadi Kapolres Bandara Soetta

Sementara, sejarah baru yang dicetak BYAN adalah pembagian dividen interim paling besar sepanjang tahun ini mencapai USD1 miliar (sekitar Rp15,5 triliun, asumsi kurs Rp15.500/USD) atau sebanyak USD0,03 per saham. Dividen interim ini tercatat yang paling besar diberikan emiten sepanjang tahun 2022 ini.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Atasi Ketimpangan, Pengamat...
Atasi Ketimpangan, Pengamat Dorong Enam Agenda Transformasi Ekonomi
Ini 4 Sumber Kekayaan...
Ini 4 Sumber Kekayaan Fantastis Rachel Vennya, Sebebgram yang Disorot karena Konflik dengan Okin
Depresiasi Rupiah di...
Depresiasi Rupiah di Tengah Penguatan Harga Saham
Rekomendasi
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
9 Madrasah Terbaik di...
9 Madrasah Terbaik di Indonesia 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved