Ujian Taktik Perang Minyak Barat Versus Rusia di 2023

Selasa, 03 Januari 2023 - 13:46 WIB
loading...
A A A
Pada kuartal kedua 2023 diperkirakan bakal terjadi kekurangan minyak. Pengguna industri di Eropa beralih dari gas alam ke gasoil yang lebih murah. Konsumsi di India dan Timur Tengah terbukti lebih tangguh dari yang diharapkan. Pembukaan kembali China mungkin akan memicu rebound ekonomi setelah kasus memuncak.

Sudah ada tanda-tanda bahwa larangan asuransi Eropa bisa berakhir lebih mengganggu daripada yang diharapkan. IEA, menganggap Rusia akan dipaksa untuk memangkas output sebesar 1,6m b/d, menjadi 9,6m b/d, pada kuartal kedua.

Pemuatan kelas yang lebih kecil Rusia atau disebut ESPO, tidak seperti Ural yang baru-baru ini diperdagangkan di atas USD60, hampir berkurang setengahnya sejak 5 Desember saat batas tersebut diperkenalkan. Jika meningkatnya permintaan minyak mendorong harga Ural di atas USD 60, pemilik kapal mungkin berpikir ulang untuk membawanya.

Rusia sendiri telah menebar ancaman bakal memotong pasokan ke negara-negara yang mematuhi batas tersebut, dan pertumbuhan di tempat lain diproyeksikan akan lesu.

Defisit pasokan global diyakini akan memakan saham global yang sudah tipis, dengan tetap mendekati posisi terendah lima tahun, menyebabkan harga naik lebih jauh. Semua ini berarti bahwa ujian sebenarnya dari taktik perang minyak Barat mungkin akan tiba di tahun 2023.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Rekomendasi
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved