Pabrik Minyak Makan Merah Diresmikan, Erick Thohir: Jangan Ada Lagi Kelangkaan
Sabtu, 07 Januari 2023 - 08:57 WIB
loading...
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah mendampingi Menteri BUMN, Erick Thohir meresmikan Pabrik Minyak Makan Merah PTPN di Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Foto/Ist.
A
A
A
DELI SERDANG - Pabrik Minyak Makan Merah milik PTPN, diresmikan Menteri BUMN Erick Thohir, Jumat (6/1/2023). Pabrik minyak goreng tersebut, berada di kawasan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Baca juga: 5 Gebrakan yang Bikin Erick Thohir Panen Pujian dari Jokowi
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir juga menegaskan, dengan diresmikannya Pabrik Minyak Makan Merah ini, maka ke depan tidak boleh terjadi lagi kelangkaan minyak goreng.
Dia membuat terobosan, bahwa ke depan setiap 1.000 hektare lahan sawit, harus ada satu Pabrik Minyak Makan Merah. Terobosan ini dibuat, agar BUMN bisa ikut mengintervensi ekonomi, khususnya dalam kelangkaan minyak goreng. Karena seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, Kementerian BUMN tidak bisa ikut terlibat.
Baca juga: Terungkap! Aiptu AR Ternyata Paksa Istri Beri Layanan Ranjang Bertiga dengan Teman Polisi
"Dengan ini kita tetap melibatkan ekonomi rakyat, yakni petani. Jangan petani dijadikan posisinya sebagai objek. Kalau kampanye selalu bilang petani. Sudah jadi malah lupa. Ini yang kita mau keberlanjutannya," ujarnya.
Baca juga: 5 Gebrakan yang Bikin Erick Thohir Panen Pujian dari Jokowi
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir juga menegaskan, dengan diresmikannya Pabrik Minyak Makan Merah ini, maka ke depan tidak boleh terjadi lagi kelangkaan minyak goreng.
Dia membuat terobosan, bahwa ke depan setiap 1.000 hektare lahan sawit, harus ada satu Pabrik Minyak Makan Merah. Terobosan ini dibuat, agar BUMN bisa ikut mengintervensi ekonomi, khususnya dalam kelangkaan minyak goreng. Karena seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, Kementerian BUMN tidak bisa ikut terlibat.
Baca juga: Terungkap! Aiptu AR Ternyata Paksa Istri Beri Layanan Ranjang Bertiga dengan Teman Polisi
"Dengan ini kita tetap melibatkan ekonomi rakyat, yakni petani. Jangan petani dijadikan posisinya sebagai objek. Kalau kampanye selalu bilang petani. Sudah jadi malah lupa. Ini yang kita mau keberlanjutannya," ujarnya.
Lihat Juga :