Kisah Arief, dari Toko Kelontong Bisa Wujudkan Mimpi Jadi Kontraktor

Senin, 09 Januari 2023 - 14:00 WIB
loading...
A A A
“Dari warung ini, ibu menyekolahkan anak 6 orang. Ibu yang handle semua. Awalnya tempat makan, ngopi. Setelah 1 tahun buka, baru menjual aneka barang kebutuhan sehari-hari. Dari warung ini, kami semua sekolah,” kata Arief.

Bisa dibilang, SRC Sederhana menyimpan sejarah dan perjuangan keluarga besar Arief. Dari usaha itu pula Arief dan saudara-saudaranya bisa bersekolah dan kini ada yang menjadi guru, kepala sekolah, dan pengusaha.

Bergabung di SRC Kabupaten Gowa angkatan pertama

Setelah terlibat penuh mengelola toko kelontong sang ibu, Arief melakukan berbagai pengembangan. Ia juga memutuskan bergabung dengan Sampoerna Retail Community (SRC), komunitas toko kelontong terbesar di Indonesia yang berada di bawah binaan PT HM Sampoerna Tbk. Komunitas ini memiliki jumlah anggota lebih dari 225.000 toko kelontong dan 6.000-an paguyuban yang tersebar di seluruh Indonesia.

SRC Sederhana menjadi anggota SRC di Kabupaten Gowa angkatan pertama pada 2011. Bahkan, kini Arief menjabat sebagai Ketua Paguyuban SRC Gowa, Sulsel. Menurut Arief, sejak bergabung dengan SRC, omzet toko meningkat dan kesempatan pengembangan bisnisnya semakin terbuka.

“Dulu itu kios kecil-kecilan sekali, enggak seberapa. Omzet paling banyak Rp 500.000 sampai Rp1 juta sehari. Setelah gabung SRC, toko ditata sebagaimana mestinya, omzet menanjak Rp6 juta, sekarang Rp10 juta per hari,” kata Arief.

Ia mengungkapkan, peningkatan omzet ini terjadi setelah Arief melakukan perubahan besar terhadap tokonya. SRC Sederhana “disulap” menjadi lebih nyaman dengan pengaturan barang yang lebih tertata, pencahayaan yang lebih terang, dan perubahan lain yang membuat konsumen lebih nyaman berbelanja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampoerna Mobile Banking...
Sampoerna Mobile Banking Tampil dengan Wajah Baru: Lebih Segar, Praktis, dan Aman
Jaga Kepemimpinan Pasar,...
Jaga Kepemimpinan Pasar, Intip Kinerja Keuangan Sampoerna di Sepanjang 2025
Sampoerna-Philip Morris...
Sampoerna-Philip Morris Perkuat Pasar Produk Bebas Asap dengan Teknologi dan Riset Kelas Dunia
Sampoerna dan Philip...
Sampoerna dan Philip Morris Pacu Inovasi Produk Tembakau Bebas Asap dengan Investasi Rp5,3 Triliun
SRC Berdayakan 250 Ribu...
SRC Berdayakan 250 Ribu Toko Kelontong, Dongkrak Omzet UMKM hingga Rp263 Triliun
Sampoerna Raih Penghargaan...
Sampoerna Raih Penghargaan DIA 2025 Berkat Inovasi Digital UMKM
Kemnaker-Sampoerna Dorong...
Kemnaker-Sampoerna Dorong Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila di Dunia Kerja
Sampoerna Raih Penghargaan...
Sampoerna Raih Penghargaan di Forum CSR Jabar 2026
Sampoerna Pertahankan...
Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau
Rekomendasi
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
BPOM di Surabaya Percepat...
BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Berita Terkini
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved