Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat 65 Poin ke Rp15.567 per Dolar AS
Senin, 09 Januari 2023 - 16:11 WIB
loading...
Rupiah hari ini ditutup menguat terhadap dolar AS. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup menguat 65 poin di level Rp 15.567 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Senin (9/1/2023). Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah ini dipicu oleh kondisi Indonesia yang baik sebagai persiapan menghadapi tahun 2023.
"Indonesia punya modal yang baik. Hal tersebut bisa terlihat dari indikator pemulihan ekonomi tumbuh secara merata seperti dari sisi permintaan serta investasi," terang Ibrahim melalui pernyataannya, Senin (9/1/2023).
Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.601 Tertekan Perlambatan Ekonomi Global
Lebih lanjut ia menjelaskan, modal yang baik yang dimaksud lainnya seperti cadangan devisa Indonesia di Desember 2022 bertambah USD3,2 miliar ke posisi USD137,2 miliar. Capaian ini berhasil meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir November 2022.
Adapun peningkatan posisi cadangan devisa pada Desember 2022 dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman pemerintah. "Cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan," ujarnya.
"Indonesia punya modal yang baik. Hal tersebut bisa terlihat dari indikator pemulihan ekonomi tumbuh secara merata seperti dari sisi permintaan serta investasi," terang Ibrahim melalui pernyataannya, Senin (9/1/2023).
Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.601 Tertekan Perlambatan Ekonomi Global
Lebih lanjut ia menjelaskan, modal yang baik yang dimaksud lainnya seperti cadangan devisa Indonesia di Desember 2022 bertambah USD3,2 miliar ke posisi USD137,2 miliar. Capaian ini berhasil meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir November 2022.
Adapun peningkatan posisi cadangan devisa pada Desember 2022 dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman pemerintah. "Cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan," ujarnya.
Lihat Juga :