Simplikasi dan Peningkatan Cukai Bisa Jadi 'Kiamat' Bagi Jutaan Petani Tembakau

Senin, 13 Juli 2020 - 13:56 WIB
loading...
A A A
Agus mengingatkan Presiden Jokowi bahwa sampai saat ini hasil tembakau mayoritas diserap oleh industri rokok. Bahkan hingga saat ini belum ada industri lainya yang menggunakan bahan baku tembakau baik industri farmasi, industri makanan, dan industri strategis lainya.

Sebagai rakyat yang masih legal di Republik Indonesia, para petani tembakau sudah mengirimkan puluhan surat baik ke Kementerian terkait pertembakaun, pun juga surat resmi kepada bapak Presiden Jokowi.Bahkan belasan audensi sudah ditempuh untuk menyampaikan nasib petani tembakau.

“Alhasil, sampai saat ini kesejukan kebijakan dari bapak Presiden Jokowi dan kementerian terkait belum kami dapatkan balasan. Sebaliknya, kami semakin tertekan dengan banyaknya regulasi yang mengancam nyawa kami,” katanya.

(Baca Juga: Selalu Disudutkan, Duit Tembakau Ternyata Ikut Berjasa Tanggulangi Corona )

DPN APTI sampai saat ini masih husnudzonbahwa Presiden Jokowi berkomitmen memihak dan melindungi petani tembakau sebagai bagian dari aset nasional. Karenanya, APTI memohon agar Presiden Jokowi segera melakukan langkah-langkah strategis.

Pertama, bahwa Perpres 18/2020 yang klausulnya mengancam petani tembakau, diantaranya kenaikan cukai secara bertahap setiap tahun, dan revisi PP 109/ 2012 untuk dihilangkan. “Bahwa budidaya tembakau dan rakyat petani tembakau masih dibutuhkan di negara ini untuk menghidupkan ekonomi desa,serta dibutuhkan sebagaipemasukan negara (APBN),” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Aturan Turunan PP 28/2024...
Aturan Turunan PP 28/2024 Dinilai Berpotensi Lumpuhkan Sektor Tembakau
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved