alexametrics

IHSG Ditutup Nongkrong di 5.064 Saat Bursa China Meroket

loading...
IHSG Ditutup Nongkrong di 5.064 Saat Bursa China Meroket
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi perdagangan awal pekan, Senin (13/7/2020) ditutup menjaga tren penguatan saat bursa China meroket. Foto/SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi perdagangan awal pekan, Senin (13/7/2020) ditutup menjaga tren penguatan. Hingga sesi penutupan, IHSG naik tipis 33,19 poin atau 0,66 persen ke 5.064.

Pada penutupan perdagangan hari ini terdapat 237 saham menguat, 183 saham melemah dan 147 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp6,2 triliun dari 8,1 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

(Baca Juga: 20 Emiten Ancang-Ancang Lakukan Buyback dengan Nilai Rp4,3 Triliun)

Indeks LQ45 naik 7,29 poin atau 0,93 persen ke 791,85, indeks JII naik 6,87 poin atau 1,26 persen ke 551,38, indeks IDX30 naik 4,18 poin atau 0,98 persen ke 431,91, dan indeks MNC36 naik 2,47 poin atau 0,86 persen ke 287,95.



Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) naik Rp53 atau 33,76 persen ke Rp210, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) naik Rp185 atau 24,83 persen ke Rp930, dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik Rp230 atau 7,44 persen ke Rp3.320.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun Rp260 atau 6,95 persen ke Rp3.480, saham PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) turun Rp4 atau 6,90 persen ke Rp54 dan saham PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) turun Rp6 atau 4,88 persen ke Rp117.



(Baca Juga: Harapan 28 Tahun Perjalanan Bursa Efek Indonesia Jadi Pilar Memajukan Ekonomi)

Di sisi lain bursa saham daratan China meloncat tinggi pada perdagangan awal pekan, saat investor masih terus memantau peningkatan kasus virus corona. Komponen Shenzhen memimpin tren positif usai melonjak sebesar 3,496% menjadi 14.149,14 sedangkan Komposit Shanghai naik 1,77% untuk bertengger di level 3.443,29.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top