Minyak Rusia Dihantam Embargo dan Batas Harga, Moskow Rugi Rp 2,5 Triliun Setiap Hari
Minggu, 15 Januari 2023 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Ustenko menggemakan seruan Presiden Ukraina, Zelenskyy terkait batas harga agar menyentuh level yang jauh lebih rendah. Hal itu disampaikan pada sebuah pengarahan bahwa setiap eskalasi sanksi ekonomi terhadap Kremlin, bahwa batas harga minyak Rusia diminta turun ke kisaran USD 20 hingga USD 30 per barel.
"Tidak ada alasan untuk menunggu dan melihat, ini sudah jelas," kata Ustenko.
Laporan CREA juga menemukan bahwa beragam kebijakan Barat menyebabkan penurunan volume pengiriman dan harga minyak Rusia. Disebutkan juga Rusia sendiri masih menghasilkan sekitar 640 juta euro per hari dari mengekspor bahan bakar fosil, kata laporan itu.
"Bulan pertama embargo membuktikan apa yang telah kami katakan sejak awal invasi: pendapatan dari ekspor bahan bakar fosil adalah garis finansial untuk perang Putin," kata Svitlana Romanko, pendiri dan direktur kelompok hak asasi manusia Ukraina Razom We Stand (Together We Stand).
"UE dan G7 memiliki kekuatan dan segala cara untuk memotong garis pendapatan ini. Hanya kekuatan dan uang yang bisa berbicara dengan Kremlin," sambungnya.
Romanko juga meminta koalisi untuk menurunkan batas harga minyak Rusia, memperkuat penegakan embargo dan memperkenalkan sanksi tambahan untuk menutup celah.
Laporan CREA mengatakan, menurunkan batas harga minyak terhadap Rusia menjadi di kisaran USD 25 dan UDF 30 per barel, masih "jauh di atas" biaya produksi dan transportasi. Diyakini hal itu akan memangkas pendapatan ekspor minyak Rusia setidaknya 100 juta euro per hari.
"Tidak ada alasan untuk menunggu dan melihat, ini sudah jelas," kata Ustenko.
Laporan CREA juga menemukan bahwa beragam kebijakan Barat menyebabkan penurunan volume pengiriman dan harga minyak Rusia. Disebutkan juga Rusia sendiri masih menghasilkan sekitar 640 juta euro per hari dari mengekspor bahan bakar fosil, kata laporan itu.
"Bulan pertama embargo membuktikan apa yang telah kami katakan sejak awal invasi: pendapatan dari ekspor bahan bakar fosil adalah garis finansial untuk perang Putin," kata Svitlana Romanko, pendiri dan direktur kelompok hak asasi manusia Ukraina Razom We Stand (Together We Stand).
"UE dan G7 memiliki kekuatan dan segala cara untuk memotong garis pendapatan ini. Hanya kekuatan dan uang yang bisa berbicara dengan Kremlin," sambungnya.
Romanko juga meminta koalisi untuk menurunkan batas harga minyak Rusia, memperkuat penegakan embargo dan memperkenalkan sanksi tambahan untuk menutup celah.
Laporan CREA mengatakan, menurunkan batas harga minyak terhadap Rusia menjadi di kisaran USD 25 dan UDF 30 per barel, masih "jauh di atas" biaya produksi dan transportasi. Diyakini hal itu akan memangkas pendapatan ekspor minyak Rusia setidaknya 100 juta euro per hari.
(akr)
Lihat Juga :