Metamorfosis Warung Kelontong Jakarta, Tak Lagi Jadul Berkat Ekosistem Digital BRI
Kamis, 19 Januari 2023 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A

Praktis model pembayaran ini menuai banyak pujian pelanggan. “Ya gini dong, canggih. Kita bisa scan kalo lagi gak bawa duit,” tutur Wiwin, ibu rumah tangga yang belanja di lapak itu, Rabu (11/1/2023).
Suami Riyanti yang berjaga di lapak mengamini. “Iya. Sekarang banyak yang bayar pakai ginian (QRIS). Orang BRI yang kemarin datang dan masang,” ujarnya.
Tak dimungkiri, perubahan itu menjadikan lapak pedagang kini terlihat maju dan modern. Baik warung kelontong Suyami maupun lapak cuwe Riyanti, secara fisik masih sama, tetapi mereka kini tak lagi jadul alias jaman dulu/ketinggalan zaman. Ekosistem digital Bank BRI telah membantu para pelaku usaha mikro ini menjadi lebih semringah.
Transformasi Digital BRI
Perkembangan teknologi informasi yang demikian pesat telah mengubah lanskap kehidupan manusia secara fundamental. Perkembangan itu terus bergulir hingga menciptakan sebuah keadaan serba digital hingga lazim disebut era digital. Berbagai pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manual telah berubah ke digitalisasi.
World Economic Forum pada 2018 menyebut terdapat tujuh teknologi digital yang sedang mentransformasi dunia. Laporan ini terankum dalm studi Digital Transformation Initiative. Tujuh teknologi digital itu yakni kecerdasan buatan (artificial intelligence), autonomous vehicle, big data analytics and cloud, customs manufacturing and 3D printing, internet of things, robot and drones, dan yang terakhir social media and platforms.

Digitalisasi itu merambah hampir semua lini tak terkecuali industri perbankan. Digitalisasi perbankan antara lain ditandai dengan kemunculan layanan electronic banking (e-banking). Semakin berkembang zaman, teknologi digital kian canggih hingga memicu kelahiran aplikasi super atau super apps.
Berdasarkan data Bank Indonesia, pemanfaatan teknologi digital baik e-commerce, digital banking, maupun digital payment terus meningkat. Pandemi Covid-19 turut mengerek pertumbuhan layanan keuangan digital tersebut. Khusus digital payment, BI mencatat kenaikan hingga 60,25% year on year (yoy) dengan nilai transaksi tembus Rp3,4 triliun.
Tranformasi digital tak terkecuali juga menjadi bagian penting dari perjalanan Bank BRI (BBRI). Direktur Utama Bank BRI Sunarso dalam banyak kesempatan menyampaikan, transformasi digital dilakukan dengan fokus untuk mendapatkan efisiensi melalui digitalisasi proses bisnis dan menciptakan value baru melalui new business model.
“Inovasi digital itu sangat penting karena tidak mungkin kita menangani yang kecil-kecil itu secara manual, nanti malah inefisiensi. Paling penting, tranformasi ini justru bagian dari rencana bisnis untuk meningkatkan pelayanan,” tutur Sunarso ketika berbincang dengan para pemimpin redaksi media massa di Jakarta, belum lama ini. SINDOnews turut hadir dalam pertemuan ini.
Lihat Juga :