Jaringan Pengusaha Nasional Dukung Cukai Rokok Naik

Jum'at, 26 Agustus 2016 - 13:16 WIB
Jaringan Pengusaha Nasional...
Jaringan Pengusaha Nasional Dukung Cukai Rokok Naik
A A A
JAKARTA - Meski belum ada keputusan dari pemerintah mengenai kenaikan cukai rokok, namun pendapat pro maupun kontra dari berbagai pihak terus berlanjut.

Kalangan pengusaha yang tergabung dalam jaringan pengusaha nasional (Japnas) mendukung upaya pemerintah menaikkan cukai rokok dari sisi harga dalam upaya mengurangi jumlah perokok di Indonesia.

"Posisi kami (Japnas) netral, selama memang itu (cukai rokok dinaikkan) dan memberikan efek positif terhadap penerimaan pemerintah dari sisi cukai pasti kita dukung! Tapi semuanya harus duduk bersama mendapatkan keputusan terbaik," ujar Ketua umum Japnas Bayu Priawan Djokosoetono di Jakarta, Kamis (25/8/2016) malam.

Seperti diketahui, pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 ditetapkan pendapatan sebesar Rp157,1 triliun di mana sekitar Rp149 triliun berasal dari cukai rokok.

Menurut Bayu, harus ada upaya kongkret dari pemerintah tidak hanya dari sisi sosialisasi bahaya merokok. Namun, harus ada upaya mengurangi jumlah perokok dari sisi harga yang cukup mahal.

Bayu yang juga CEO Blue Bird Grup Holding mencontohkan di negara maju penikmat rokok makin dipersempit ruang geraknya, melalui berbagai denda serta harga per bungkus yang dipatok sangat mahal. Namun, faktanya industri rokok tetap berjalan dan pada akhirnya masyarakat bisa menerima.

"Gak usah jauh-jauh, Singapura cukup berhasil menekan jumlah perokok melalui berbagai denda dan menaikkan harga rokok. Artinya pengguna (perokok) tetap ada namun negara mengaturnya dengan sangat tegas mengacu pada aspek kesehatan," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi menegaskan Ditjen Bea dan Cukai menjadi salah satu pihak yang merasa dirugikan atas beredarnya isu mengenai naiknya harga rokok yang beredar di sosial media, pesan berantai, dan pemberitaan media.

Saat ini, Ditjen Bea dan Cukai masih mempertimbangkan banyak hal terkait kenaikan tarif cukai. Hal ini dilakukan agar Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu tidak salah dalam mengambil keputusan dan nantinya justru merugikan banyak pihak. Heru mengakui Kajian menaikkan cukai rokok masuk pencapaian target dalam RAPBN 2017.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Rokok Murah Makin Marak,...
Rokok Murah Makin Marak, Ini Biang Keladinya
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Jalan Panjang Menuju Perubahan
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
4 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
4 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
4 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
4 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
4 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
5 jam yang lalu
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved