Sri Mulyani Akui Berat Bisa Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,2%

Rabu, 31 Agustus 2016 - 06:05 WIB
Sri Mulyani Akui Berat...
Sri Mulyani Akui Berat Bisa Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,2%
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui berat bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 5,2% pada 2016. Salah satu kendalanya adalah pemasukan pajak.

Dia menjelaskan, meskipun pertumbuhan ekonomi pada kuartal II cukup baik, namun tidak menjadi jaminan pertumbuhan ekonomi 2016 bisa tembus target jika pemasukan dari pajak minim.

"Maka pajak ini harus digiatkan. Ini peran pemerintah besar. Ditambah dengan adanya pengurangan (anggaran) dan itu akan mengurangi daya dorong pemerintah. Jadi ya memang ini berat (mencapai 5,2%)," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

Menteri yang akrab disapa Ani ini menuturkan, untuk mencapai 5,2% butuh realisasi dan effort yang luar biasa pada semester II. Di antaranya, dengan mendorong konsumsi masyarakat dan investasi. Ini tidak boleh mandek.

"Investasi dibangun terus oleh pemerintah. Kemudian konsumsi bisa terjadi kalau inflasi terjaga dengan baik. Dua hal itu bisa menjaga confidence di pasar," katanya.

Di sisi lain, belanja untuk infrastruktur semakin didorong untuk mendukung pertumbuhan yang positif tahun ini. Sehingga dapat berlanjut positif pada tahun depan.

Pemerintah sendiri tidak akan meminta pungutan pajak yang besar untuk menjaga defisit. Semua sudah ada jalurnya sendiri.

"Menjaga pertumbuhan, kami upayakan dengan pemotongan yang rinci dan selektif. Kami juga tidak akan meminta dan menagih pajak yang besar untuk menekan defisit. Namun kita belanjakan lagi ke sektor lain agar lebih netral," ujarnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Wanti-wanti...
Sri Mulyani Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Merosot di Bawah 5%, Ini Penyebabnya
Proyeksi Sri Mulyani:...
Proyeksi Sri Mulyani: Ekonomi RI Tumbuh 4% di Kuartal III 2021
Geber Vaksinasi, Sri...
Geber Vaksinasi, Sri Mulyani Pede Ekonomi Meroket 5,3%
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Dipangkas, Menkeu: Lebih Baik dari Malaysia
Sri Mulyani: Ekonomi...
Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Terus Menunjukkan Resiliensi
IMF Revisi Pertumbuhan...
IMF Revisi Pertumbuhan Ekonomi RI, Sri Mulyani: Belum Pasti!
Berita Terkini
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
1 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
2 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
12 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
12 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
14 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
14 jam yang lalu
Infografis
Kelas Menengah Terancam...
Kelas Menengah Terancam Jatuh Miskin, Beban Ekonomi Makin Berat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved