Antam akhiri penambangan pasir besi di Kutoarjo

Rabu, 22 Januari 2014 - 19:19 WIB
Antam akhiri penambangan...
Antam akhiri penambangan pasir besi di Kutoarjo
A A A
Sindonews.com - PT Aneka Tambang (Antam) Tbk (ANTM) atau mengakhiri kegiatan penambangan pasir besi di Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Penambangan Antam di Kutoarjo beroperasi lebih dari 25 tahun.

"Pengakhiran tambang ini bagian dari implementasi good mining practices. Ini juga merefleksikan komitmen Antam memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan, sejak awal kegiatan operasi hingga proses penutupan tambang dan pasca kegiatan tambang berakhir," kata Direktur Umum & CSR Antam, I Made Surata di Jakarta, Rabu (22/1/2014).

Perlu diketahui, penambangan pasir besi di Kutoarjo yang dilakukan oleh Unit Pertambangan Pasir Besi (UPPB) Kutoarjo mulai berproduksi pada 1987, dan memasuki fase pasca tambang pada 2007. Pada November 2013 Antam mengakhiri kegiatan pasca tambang sesuai persetujuan Pemda Purworejo.

Pada fase pasca tambang, Antam menjalankan berbagai program pasca-tambang, yang meliputi kegiatan reklamasi, revegetasi, serta Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Program-program tersebut dititikberatkan pada kegiatan-kegiatan peningkatan kapasitas petani dalam produksi pertanian, peternakan dan perikanan terpadu serta dalam pengelolaan kelompok usaha bersama dan lembaga keuangan mikro/koperasi.

Selain itu, pengembangan program pertanian terpadu menggunakan metode Low External Input Sustainable Agriculture melalui pemanfaatan limbah. Kemudian, pengembangan kelembagaan kelompok usaha bersama dan koperasi serta percontohan integrated farming system di lahan pasir.

"Program-program tersebut salah satu upaya Antam dalam mengembangkan perekonomian di Kutoarjo untuk menciptakan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat Kutoarjo," pungkas Made.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Kinerja Positif Antam...
Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham
Cari Emas hingga Nikel,...
Cari Emas hingga Nikel, Antam Habiskan Duit Rp38,11 Miliar di Kuartal III
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Silau Man! Antam Raup...
Silau Man! Antam Raup Rp19 Triliun dari Jualan Emas di 2020
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
52 menit yang lalu
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
1 jam yang lalu
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
4 jam yang lalu
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
5 jam yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
6 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved