Aset MAMI Tembus Rp52,3 Triliun

Rabu, 13 Mei 2015 - 05:28 WIB
Aset MAMI Tembus Rp52,3...
Aset MAMI Tembus Rp52,3 Triliun
A A A
JAKARTA - President Director ‎PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Legowo K‎usumonegoro mengatakan, tahun lalu perseroan berhasil mencatatkan aset sebesar Rp52,3 triliun atau tumbuh 18% dari Rp44,3 triliun di akhir 2013.‎

Menurutnya, peningkatan aset tersebut didukung oleh total dana kelolaan reksa dana sebesar Rp17,1 triliun dari Rp14,5 triliun. Kenaikan total dana kelolaan tersebut sejalan dengan kenaikan jumlah nasabah dari 51.617 nasabah di akhir 2013 menjadi 55.021 nasabah di akhir 2014.

"Kami melayani sekitar 55.000 nasabah di lima kota melalui 18 mitra distribusi. MAMI secara konsisten akan terus melaksanakan beragam program edukasi masyarakat dengan menekankan pentingnya investasi sejak dini kepada masyarakat," jelas dia di Jakarta, Selasa (12/5/2015).

Hingga akhir 2014, total agen Manulife Indonesia tercatat 9.021 agen. ‎Vice President Director & Chief Agensy Officer Manulife Indonesia Nelly Husnayati menilai, jalur distribusi agency akan tetap menjadi salah satu pilar bisnis Manulife.

Manulife akan terus berupaya mengembangkan lebih banyak lagi tenaga penjual yang profesional dan berfokus pada nasabah. Untuk itu, perseroan tetap berfokus pada kualitas perekrutan dan pelatihan untuk menghasilkan pertumbuhan agency berkesinambungan.

Hingga saat ini, produktivitas agen Manulife Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di pasar dengan rata-rata pencapaian per agen sebesar Rp301 juta untuk premi renewal, dan sekitar Rp47 juta untuk premi bisnis baru.

Selain itu, Manulife Indonesia juga memperluas jangkauan pasar melalui kerja sama jalur distribusi, terutama melalui perjanjian distribusi strategis berjangka panjang dengan perbankan ritel dan sejumlah jalur telemarketing dan pemasaran langsung.

"Kuartal III/2015 nanti rencananya kami akan menggandeng Bank Muamalat untuk menjual produk-produk berbasis syariah," tutupnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Belajar dari Kasus Influencer...
Belajar dari Kasus Influencer Keuangan, Patuhi Protokol untuk Memilih
Alokasikan Dana Liburan...
Alokasikan Dana Liburan dalam Instrumen Investasi yang Aman
Capek Kuliah Sambil...
Capek Kuliah Sambil Kerja, Yuk.. Bikin Uang Sakumu Aja yang Keringetan
Mudik Lebaran 2021 Dilarang,...
Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Alihkan Dananya ke Investasi Reksa Dana
Simak Baik-Baik! Tips...
Simak Baik-Baik! Tips Menabung Duit Pensiun Bagi Milenials
Investasi Saham dan...
Investasi Saham dan Obligasi Tetap Menguntungkan, Covid-19 Ada Batasnya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved