Ini yang Dibicarakan Sofyan dengan Martin Khor

Jum'at, 15 Mei 2015 - 15:42 WIB
Ini yang Dibicarakan...
Ini yang Dibicarakan Sofyan dengan Martin Khor
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil membantah bahwa pertemuannya dengan Martin Khor selaku Pakar Southcentre Swiss untuk membahas terkait usulan pembatalan kontrak dengan invetasi asing.

Hal ini terkait dengan anjuran kepada pemerintah Indonesia yang harus mewaspadai berbagai ketentuan dalam soal investasi bilateral (Bilateral Investment Treaties/BIT) yang sudah atau disahkan.

Sofyan mengatakan, pertemuannya dengan Martin hanya sebatas diskusi karena pria tersebut merupakan orang dari sebuah lembaga riset.

"Oh enggak, dia kan orang dari sebuah lembaga riset. Lembaga riset melakukan studinya tentang riset dan pandangan-pandangan dia. Tidak ada urusan dengan policy kita," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Dia mengaku pertemuannya berlangsung menyenangkan dan tidak membahas masalah apapun, karena dia mendengarkan berbagai macam penelitian yang dilakukan Khor tentang perdagangan.

"Enggak ada masalah kok, semua baik-baik saja, kita mndengarkan banyak penelitian yang dilakukannya yang melakukan studi tentang arus perdagangan, arus investasi, perjanjian investasi, BIT, dan lainnya. Mereka melakukan studi kemudian berikan pandangannya. Kemarin kan di workshop juga. Tapi itu bukan policy, karena yang membuat policy itu tetap kita," tuturnya.

Sofyan juga mengatakan, soal pembatalan perjanjian investasi itu tidak masuk dalam kebijakan dan agenda pemerintah. Saat ini pemerintah sedang memperbaiki guidance-nya dan merumuskan template-nya.

"Enggak dong, BIT itu kita perbaiki guidance-nya. Itu yang sekarang sedang dirumuskan template-nya yang cukup melindungi investor, tapi cukup fair juga baik kepada investor dan negara. Sebab itu, yang lama ini expired kan sudah ditunda, sambil kemudian nego lagi, yang penting tetap mengacu ke prinsip," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved