Perhatian Pemerintah ke UKM Dinilai Kurang
Jum'at, 15 Mei 2015 - 22:30 WIB
Perhatian Pemerintah ke UKM Dinilai Kurang
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menilai, perhatian pemerintah kepada usaha kecil dan menengah (UKM) saat ini masih kurang. Padahal sektor UKM menjadi salah satu penopang ekonomi Indonesia.
"Kala ekonomi kita menurun dan melambat sekarang, UKM menjadi salah satu penopang dan pengaman untuk ekonomi kita, jadi perlu perhatian dan dukungan dari pemerintah untuk UKM, apalagi para UKM akan menghadapi era MEA," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (15/5/2015).
Dia menuturkan, UKM yang dikelola oleh banyak kalangan akan membantu mengembangkan perekonomian menjadi membaik.
"Dengan UKM yang berkembang inilah lalu perekonomian kita pastinya sedikit demi sedikit pasti meningkat," papar dia
Karena itu, menurut dia, diperlukan program-program yang dapat mengedukasi UKM Indonesia agar siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN di akhir 2015 untuk memajukan usahanya.
"Karena apabila UKM berkembang maka mereka akan menjadi motor perkembangan ekonomi Indonesia, di mana masyarakat kita bukan lagi menjadi pekerja, bukan lagi konsumen, tapi menjadi pengusaha atau berwiraswata, dan menciptakan produk," tandas dia.
"Kala ekonomi kita menurun dan melambat sekarang, UKM menjadi salah satu penopang dan pengaman untuk ekonomi kita, jadi perlu perhatian dan dukungan dari pemerintah untuk UKM, apalagi para UKM akan menghadapi era MEA," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (15/5/2015).
Dia menuturkan, UKM yang dikelola oleh banyak kalangan akan membantu mengembangkan perekonomian menjadi membaik.
"Dengan UKM yang berkembang inilah lalu perekonomian kita pastinya sedikit demi sedikit pasti meningkat," papar dia
Karena itu, menurut dia, diperlukan program-program yang dapat mengedukasi UKM Indonesia agar siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN di akhir 2015 untuk memajukan usahanya.
"Karena apabila UKM berkembang maka mereka akan menjadi motor perkembangan ekonomi Indonesia, di mana masyarakat kita bukan lagi menjadi pekerja, bukan lagi konsumen, tapi menjadi pengusaha atau berwiraswata, dan menciptakan produk," tandas dia.
(rna)
Lihat Juga :