Penjualan Properti di Jateng Surut 30%

Sabtu, 16 Mei 2015 - 00:21 WIB
Penjualan Properti di...
Penjualan Properti di Jateng Surut 30%
A A A
SEMARANG - Penjualan properti di Jawa Tengah (Jateng) pada kuartal I/2015 surut 30% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu karena melambatnya ekonomi Indonesia.

Ketua Bidang Promosi dan Publikasi DPD Real Estat Indonesia (REI) Jateng Dibya K Hidayat mengatakan, hampir semua kelas perumahan baik kelas bawah, menengah maupun atas saat ini masih cukup lesu karena melambatnya ekonomi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat jatuh, dan kurs nilai tukar rupiah yang masih buruk juga berimbas ke penjualan perumahan.

”Apalagi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015 baru dicairkan pada bulan Mei ini, sehingga kemungkinan baru bisa jalan pada bulan Juni mendatang,” kata dia, Jumat (15/5/2015).

Karena kondisi ini, Dibya mengaku, pada semester II/2015 ini pihaknya tidak bisa berharap terlalu banyak akan terjadi pertumbuhan penjualan, mengingat masih banyaknya tantangan ekonomi ke depan.

REI sangat berharap, sudah dimulainya pembangunan daerah sedikit banyak bisa memengaruhi pertumbuhan ekonomi, sehingga bisa mendorong daya beli masyarakat.

Di sisi lain, pertumbuhan properti saat ini masih dibuat gusar dengan adanya rencana dari Bank Indonesia ,yang akan melarang pencairan dana sebelum bangunan rumah 100%. Meski aturan tersebut untuk menghindari kerugian pada kreditur dan debitor, namun jika diterapkan akan mematikan penggembang perumahan.

“Kebijakan tersebut jika diberlakukan akan sangat berdampak, terhadap pertumbuhan properti,” katanya.

Wakil Ketua REI Jateng Bidang Tata Ruang Joko Santoso mengaku, dengan kondisi ekonomi yang tak kunjung membaik, tidak banyak pengembang yang melakukan pembangunan rumah baru. Mereka lebih memilih untuk menghabiskan stok yang telah ada.

“Para pengembang sebenarnya sudah melakukan berapa upaya untuk meningkatkan penjualan, tapi memang daya beli masyarakat masih sangat rendah,” katanya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
32 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
56 menit yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved