Pengamat: Saatnya Bulog Dibubarkan

Senin, 25 Mei 2015 - 13:28 WIB
Pengamat: Saatnya Bulog...
Pengamat: Saatnya Bulog Dibubarkan
A A A
JAKARTA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santoso mengatakan, saat ini Perum Bulog sudah tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik dan sudah saatnya dibubarkan.

Pasalnya, Bulog sebagai penyangga utama pangan nasional tidak mampu menjalankan fungsinya untuk menstabilkan harga pangan.

Dia mengatakan, semenjak status Bulog diubah menjadi Perusahaan Umum (Perum), fungsinya sebagai penyangga pangan nasional menjadi terabaikan. Bulog justru lebih fokus untuk mencari keuntungan.

"Bulog sebagai penyangga pangan di turunkan sedalamnya karena dirombak jadi Perum, dia sulit. Perum kan harus untung, kalau enggak untung pimpinannya diganti, sudah tidak ada lagi misi stabilisasi pangan, apalagi misi sejahterakan petani," katanya di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (25/5/2015).

Menurutnya, setelah dibubarkan Bulog nanti bisa dilebur dengan lembaga otoritas pangan yang harus segera dibentuk pemerintah. Seperti diketahui, pemrintah telah mewacanakan pembentukannya sejak 2012.

"Bulog dilebur ke lembaga otoritas pangan atau badan otoritas pangan yang harus dibentuk pemerintah, ini urgent, dihapuskan dan diganti," imbuh dia.

Andreas menambahkan, tahun ini merupakan tenggat terakhir pembentukan otoritas pangan tersebut. Pasalnya, Undang-undang (UU) pembentukannya telah ada sejak awal diwacanakan, yaitu pada 2012.

"Kita sudah terlambat, UU otoritas pangan ini kan 2012, harusnya paling lambat dalam waktu tiga tahun, ini tahun terkahir, tapi ada wacana di DPR membentuk RUU kedaulatan pangan, kalau RUU itu muncul, paling tidak kita bisa enggak terburu-buru buat otoritas karena bisa sedikit bernafas lega," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anak Buah Jadi Bagian...
Anak Buah Jadi Bagian Mafia Pangan, Buwas Ancam Pecat 100 Karyawan
Penuhi Kebutuhan Pangan...
Penuhi Kebutuhan Pangan Nasional, Bulog Gandeng Perusahaan Asal India
Buwas Sebut Tidak Perlu...
Buwas Sebut Tidak Perlu Terlalu Risau dengan Ancaman Krisis Pangan
Kemandirian Pangan di...
Kemandirian Pangan di Indonesia Timur Rendah, Ini Penjelasan Bulog
Jaga Ketahanan Pangan,...
Jaga Ketahanan Pangan, Bulog Halalkan Impor
Revitalisasi Bulog sebagai...
Revitalisasi Bulog sebagai Benteng Ketahanan Pangan Nasional
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
29 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
54 menit yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
1 jam yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
2 jam yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
2 jam yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
3 jam yang lalu
Infografis
Pertalite Mau Dibatasi,...
Pertalite Mau Dibatasi, Pengamat Wanti-wanti Muncul Masalah Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved