Faisal Basri Tantang Hatta Rajasa karena Bauksit

Selasa, 26 Mei 2015 - 15:15 WIB
Faisal Basri Tantang...
Faisal Basri Tantang Hatta Rajasa karena Bauksit
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi (Migas) Faisal Basri mengaku tidak gentar terhadap cuitan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Twitter terkait tuduhannya sebagai inisiator larangan ekspor bauksit.

Pengamat ekonomi Universitas Indonesia justru menantang Hatta saling membuktikan kebenaran atas tuduhannya itu.

"Baguslah, kalau diam semua, saya yang bingung. Kalau orang banyak bicara, ayo kita cari kebenaran, saya siap," kata Faisal di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Bahkan secara tegas, Faisal tidak akan mundur satu langkah pun menghadapi Hatta. "Kalau ingin diapakan saya siap, saya tanggung jawab dengan apa yang saya katakan," tandas dia.

Menurutnya, dalam Undang-undang (UU) Nomor 4/2009 tidak ada larangan ekspor, hanya akal-akalan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dilihat dari perubahan waktu ke waktu, ekspor tetap dilanjutkan kendati tidak dibangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter).

"Jelas baca Undang-undang 1.000 kali tidak ada larangan ekspor, dalam waktu sekejap berubah-ubah selalu dibolehkan lagi. Jadi menunjukan adanya negosiasi," kata dia.

Faisal menuding, negosiasi larangan ekspor bauksit hanya digunakan sebagai alat oleh Hatta untuk memuluskan rencananya mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden 2014. Hal itu bisa dibaca saat kepentingan pemerintah terhadap perusahaan asing asal Rusia, yakni Rusia Alumunium (Rusal).

Padahal dari sisi kapasitas dan kompetensi, Rusal merupakan salah satu perusahaan yang telah melakukan wanprestasi.

"Padahal sudah wanprestasi. Pada 2007, dia sudah MoU dengan Antam, tapi tidak ada bekasnya dan sekarang sudah terbukti," jelas dia.

Kebenaran itu-pun berlanjut karena sampai saat ini, Rusal tidak merealisasikan pembangunan smelter bauksit yang sudah dijanjikan. Bahkan pihaknya heran perusahaan yang tidak memiliki konsensi tambang bauksit seperti Rusal berkeinginan membangun smelter.

"Tidak akan Rusal bangun smelter. Sekarang boro-boro peletakan batu pertama, baunya pun sudah tidak ada. Kan jadi kalau saya mulai dari hasil, hasilnya tidak ada Rusal bikin smelter," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Siapkan...
Kementerian ESDM Siapkan Aturan Pertambangan Terkait Mobil Listrik
Kementerian ESDM Akan...
Kementerian ESDM Akan Tertibkan RKAB Perusahaan yang Terkait Peti
Kementerian ESDM: Pertambangan...
Kementerian ESDM: Pertambangan Tanpa Izin Perlu Jadi Perhatian Bersama
Tanggulangi PETI, APBI...
Tanggulangi PETI, APBI Dukung Dibentuknya Unit Khusus Penegakan Hukum di Kementerian ESDM
Kementerian ESDM Keluarkan...
Kementerian ESDM Keluarkan 8 Jurus agar Pertambangan Tak Dilindas Zaman
Dirjen Minerba Lepas...
Dirjen Minerba Lepas Tim Garuda Rescue Nusantara untuk Berlaga di MERC 2025 Australia
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
2 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
2 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
2 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
2 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
2 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved