HSBC Holdings Akan Pangkas Ribuan Karyawan

Selasa, 02 Juni 2015 - 20:05 WIB
HSBC Holdings Akan Pangkas...
HSBC Holdings Akan Pangkas Ribuan Karyawan
A A A
HONG KONG - Berdasarkan sumber, Sky News melaporkan bahwa HSBC Holdings berencana memangkas ribuan karyawan atau tenaga kerjanya secara global.

Menurut sumber itu, Chief Executive HSBC Holdings Stuart Gulliver akan mengumumkan rencana tersebut pada 9 Juni mendatang, dalam pertemuan dengan investor.

Mengutip orang dalam, Sky News mengabarkan bahwa ada sekitar 10.000-20.000 tenaga kerja akan dirumahkan.

"Namun mengenai jumlah tepatnya belum bisa dipastikan dan akan diumumkan minggu depan," imbuh sumber tersebut seperti dilansir dari Reuters, Selasa (2/6/2015).

Sementara HSBC menolak untuk mengomentari laporan Sky. Adapun suku bunga rendah dan peraturan ketat telah memberi imbas negatif terhadap HSBC dalam beberapa tahun terakhir.

Akibatnya, Gulliver telah melepas 77 unit bisnis sejak kepemimpinannya lebih dari empat tahun lalu. Pada Februari, dia mengatakan, bisnis di Turki, Brasil, Meksiko dan Amerika Serikat perlu diperbaiki atau bahkan dijual.

HSBC berencana menjual bisnisnya di Brasil dan Gulliver diharapkan dapat menjelaskannya pada 9 Juni mendatang, begitu juga dengan bisnis di Turki yang merugi dan bisnis di AS maupun Meksiko.

Sky mengatakan, pemangkasan tenaga kerja yang akan diumumkan pada 9 Juni tidak akan mencakup dampak dari setiap binsis bank di Brasil dan Turki.

Beberapa investor dan analis mengatakan, restrukturisasi investasi HSBC lebih lambat dibanding saingannya. Gulliver dinilai perlu memangkas suku bunga dan bisnis kredit.

Gulliver juga diharapkan memberikan rincian lebih lanjut pada pekan depan apakah HSBC harus memindahkan kantor pusatnya dari London, dengan kemungkinan besar ke Hong Kong. Itu mengingat kantor pusat sebelumnya berada di Hong Kong sebelum dipindahkan ke London pada 1993.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DART, Solusi Rekonsiliasi...
DART, Solusi Rekonsiliasi Piutang secara Digital dan Otomatis
Green Loan Dukung Ekonomi...
Green Loan Dukung Ekonomi Sirkular untuk Pelestarian Lingkungan
Wealth Management Dorong...
Wealth Management Dorong Kinerja Bank HSBC, Dana Kelolaan Tumbuh 11,4%
HSBC Indonesia Hadirkan...
HSBC Indonesia Hadirkan Perjalanan Sejarah 140 tahun di Indonesia dalam Bentuk Karya Seni Mural
Tingkatkan Layanan,...
Tingkatkan Layanan, HSBC Optimalisasi Platform Digital
Sektor Teknologi Bikin...
Sektor Teknologi Bikin Pasar Saham Kian Menarik Jadi Sarana Investasi
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
33 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
48 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved