IHSG Diprediksi Bergerak pada Kisaran 4.850-4.980
Jum'at, 12 Juni 2015 - 08:11 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak pada Kisaran 4.850-4.980
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diprediksi akan bergerak pada kisaran 4.850-4.980.
"IHSG hari ini bergerak mixed cenderung mencoba menguat," kata analis Reliance Securities Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat (12/6/2015).
Namun, dia menuturkan, sepinya sentimen yang dapat menjadi katalis pergerakan membuat investor akan cenderung mengambil langkah aman di akhir pekan. Sentimen yang memnengaruhi, yakni data ekonomi seperti produksi sektor industri dan Jepang dan tingkat pinjaman baru di China.
"Saham-saham yang dapat diperhatikan, di antaranya ACES, AMTM, INCO, JPFA, SMRA, MMPA, BBTN, dan SSMS," jelas Lanjar.
Sementara IHSG kemarin bergerak mixed dengan ditutup melemah tipis 4,74 poin atau 0,10% di level 4.928,81. Pelemahan ini didorong oleh aksi jual investor asing yang terus menerus setelah rupiah melebihi level Rp13.000/USD.
Net sell kemarin kembali cukup tinggi sebesar Rp673,86 miliar. Sektor aneka industri dan pertambangan memimpin penguatan. Sedangkan sektor keuangan memimpin pelemahan.
"IHSG hari ini bergerak mixed cenderung mencoba menguat," kata analis Reliance Securities Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat (12/6/2015).
Namun, dia menuturkan, sepinya sentimen yang dapat menjadi katalis pergerakan membuat investor akan cenderung mengambil langkah aman di akhir pekan. Sentimen yang memnengaruhi, yakni data ekonomi seperti produksi sektor industri dan Jepang dan tingkat pinjaman baru di China.
"Saham-saham yang dapat diperhatikan, di antaranya ACES, AMTM, INCO, JPFA, SMRA, MMPA, BBTN, dan SSMS," jelas Lanjar.
Sementara IHSG kemarin bergerak mixed dengan ditutup melemah tipis 4,74 poin atau 0,10% di level 4.928,81. Pelemahan ini didorong oleh aksi jual investor asing yang terus menerus setelah rupiah melebihi level Rp13.000/USD.
Net sell kemarin kembali cukup tinggi sebesar Rp673,86 miliar. Sektor aneka industri dan pertambangan memimpin penguatan. Sedangkan sektor keuangan memimpin pelemahan.
(rna)
Lihat Juga :