Wall Street Jatuh Terimbas Kemungkinan Default Yunani

Selasa, 16 Juni 2015 - 08:53 WIB
Wall Street Jatuh Terimbas...
Wall Street Jatuh Terimbas Kemungkinan Default Yunani
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street jatuh pada perdagangan Senin waktu setempat karena investor khawatir atas konsekuensi dari kemungkinan gagal bayar utang (default) Yunani.

Setelah pembicaraan antara Athena dan kreditor mengenai reformasi keuangan, Yunani memiliki waktu dua pekan sebelum melakukan pembayaran sebesar 1,6 juta euro ke Dana Moneter Internasional (IMF). Namun pembicaraan justru menemui jalan buntu.

"Pasar saham terimbas meningkatnya posisi probabilitas terjadinya default Yunani. Itulah penyebab koreksi," kata Kepala Strategi Investasi di Windham Financial Services Paul Mendelsohn seperti dilansir dari Reuters, Selasa (16/6/2015).

Kendati demikiam, pembicaraan penawaran saham kesehatan bernilai miliaran dolar Amerika Serikat (USD) membatasi koreksi.

Saham Cigna melonjak 19,4% ke rekor tertinggi USD164, mendorong sektor kesehatan. Saham Cigna melonjak setelah menolak tawaran akuisisi dari saingannya, Anthem Inc sekitar USD45 miliar. Cigna akhirnya ditutup naik 11,7% menjadi USD153,43.

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 107,67 poin atau 0,6% ke 17.791,17; indeks S&P 500 kehilangan 9,68 poin atau 0,46% ke 2.084,43; dan Nasdaq Composite turun 21,13 poin atau 0,42% ke 5.029,97.

Sekitar 5,84 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata harian sepanjang bulan ini sebanyak 5,98 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
21 menit yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
34 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
56 menit yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved