Wall Street Menguat Didukung Aktivitas Merger

Rabu, 17 Juni 2015 - 08:53 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Didukung Aktivitas Merger
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat didukung aktivitas merger, mengimbangi kekhawatiran terhadap Yunani yang berjuang untuk menghindari default.

Pedagang juga menunggu hasil pertemuan dua hari di Federal Reserve (The Fed) terkait waktu kenaikan tingkat suku bunga AS.

Sementara itu, meskipun negosiasi antara Athena dan kreditor Eropa dan IMF menemui jalan buntu pada akhir pekan lalu, namun Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras mengatakan, Menteri Keuangan AS Jack Lew menilai kegagalan mencapai kesepakatan akan menciptakan ketidakpastian yang luas bagi perekonomian global.

Adapun saham konsumen memimpin penguatan, dengan saham Coty (COTY.N) ditutup melesat 19,3% menjadi USD31,08. Coty dalam tahap untuk membeli Procter & Gamble (PG.N) senilai USD12 miliar. Saham P & G ditutup naik 1,3% menjadi USD79,10.

Sementara saham NCR Corp (NCR.N) mencapai level tertinggi 14 bulan ke USD36,50. Reuters melaporkan, Blackstone (BX.N) dan Carlyle (CG.O) membuat tawaran bersama untuk NCR senilai USD10 miliar. NCR ditutup naik 10,7% menjadi USD34,73, sementara Blackstone turun 0,6% menjadi USD41,98 dan Carlyle naik 0,8% menjadi USD28,41.

"Naiknya suku bunga bisa menjadi pemicu aksi merger dan akusisi," kata Kepala Strategi Portofolio di Wells Fargo Fund Management Brian Jacobsen seperti dilansir dari Reuters, Rabu (17/6/2015).

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 113,31 poin atau 0,64% ke 17.904,48; indeks S&P 500 naik 11,86 poin atau 0,575 ke 2.096,29 dan Nasdaq Composite bertambah 25,58 poin atau 0,51% ke 5.055,55.

Sekitar 5,5 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata harian bulan ini sebanyak 5,98 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
24 menit yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
36 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
59 menit yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Aktivitas Perusahaan...
Aktivitas Perusahaan Tambang Mempercepat Terjadinya Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved