Turunkan Disparitas Harga, Gerai Maritim Diluncurkan

Jum'at, 19 Juni 2015 - 10:39 WIB
Turunkan Disparitas...
Turunkan Disparitas Harga, Gerai Maritim Diluncurkan
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perdagangan hari ini meluncurkan Gerai Maritim, yang menjadi upaya pemerintah untuk menurunkan disparitas harga barang kebutuhan pokok di Indonesia Timur.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menuturkan, peluncuran perdana Gerai Maritim yang dilakukan di Pelabuhan Tanjung Priok ini menjadi proyek perintis (pilot project) untuk selanjutnya akan dilakukan secara reguler.

"Mudah-mudahan paling lambat setelah lebaran bisa jalan secara reguler karena sebenarnya tujuannya untuk harga barang pokok di Indonesia timur, barat, dan tengah sama. Kalau ada perbedaan hanya ongkos kirim saja," tuturnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (19/6/2015).

Sekadar informasi, peluncuran perdana Gerai Maritim ini menggunakan kapal penumpang milik PT Pelni (Persero), yaitu KM Gunung Dempo. Kendati demikian, mantan Bos KAI ini memastikan penumpang akan tetap terlayani dengan baik.

"‎Penumpang akan tetap dilayani. Kalau sudah reguler ada kapal kontainer sendiri untuk angkut itu. Kalau proses lama beritahu saya," tegas dia.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menuturkan, proyek perintis ini merupakan bagian dari ambisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Tol Laut yang digagas sejak masa kampanye. Tujuannya adalah memecahkan persoalan disparitas harga yang terjadi di seluruh pelosok nusantara.

"Terlebih kita akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN. Kita bekerja supaya tingkatkan efisiensi dan jaga kualitas produk kita, sehingga yang sampai ke konsumen adalah produk yang terbaik," pungkasnya.

Pilot project ini menggunakan kapal KM Dempo dengan rute Jakarta-Jayapura, mengangkut barang kebutuhan pokok dan penting sebanyak 13 kontainer (dry dan refrigerated container), seperti minyak goreng, telur ayam, daging ayam, tepung terigu, beras, gula, serta sembako lainnya.

Gerai Maritim ini menuju Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Kemendag Optimis Kebijakan...
Kemendag Optimis Kebijakan yang Ada Bikin Harga Pangan dan Sembako Stabil
Pasok Gula, Kementerian...
Pasok Gula, Kementerian Perdagangan Gandeng Angels Products
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
11 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved