Wall Street Berakhir Menguat Dipicu Optimisme Yunani

Selasa, 23 Juni 2015 - 08:55 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Menguat Dipicu Optimisme Yunani
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street berakhir menguat pada perdagangan Senin, dengan Nasdaq ditutup pada rekor baru didukung optimisme tercapainya kesepakatan untuk mencegah Yunani dari gagal bayar (default) utang.

Pasar saham sebagian besar dipengaruhi situasi di Yunani, di tengah kekhawatiran investor Yunani akan terlempar dari zona Eropa jika default utang, yang berpotensi menggoncang pondasi ekonomi kawasan Eropa.

Yunani membutuhkan dana segar untuk menghindari default sebesar USD1,8 miliar ke Dana Moneter Internasional (IMF) yang akan jatuh tempo pada akhir bulan ini.

"Ini masih memberikan kekhawatiran kepada investor," kata Kepala Strategi Investasi di Key Private Bank Bruce McCain seperti dilansir dari Reuters, Selasa (23/6/2015).

Kenaikan saham juga terangkat oleh aktivitas merger dan akuisisi. Sementara sektor energi di indeks S&P (SPNY) naik 1%.

Kenaikan itu setelah Energy Equity transfer LP (ETE.N) menegaskan telah mengajukan tawaran sebesar USD48 miliar untuk perusahaan Williams Inc (WMB.N), beberapa jam setelah Williams menolak tawaran itu yang dinilai terlalu rendah. Saham Williams melonjak 26% menjadi USD60,90, persentase kenaikan terbesar di indeks S&P 500.

Secara terpisah, Cigna Corp (CI.N) naik 4,8 persen menjadi USD162,65 setelah perusahaan asuransi kesehatan menolak merger Anthem (ANTM.N) senilai USD47 miliar. Saham Anthem naik 3,6% menjadi USD171,04.

Dow Jones Industrial Average naik 104,53 poin atau 0,58% ke 18.120,48; indeks S&P 500 naik 13 poin atau 0,62% ke 2.122,99 dan Nasdaq Composite bertambah 36,97 poin atau 0,72% ke 5.153,97.

Sekitar 5,31 miliar saham yang diperdagangkan di semua platform AS, di bawah dengan rata-rata bulanan sebanyak 6,17 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
10 menit yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
1 jam yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
1 jam yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
1 jam yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
2 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
2 jam yang lalu
Infografis
Kontrak di Tokyo Verdy...
Kontrak di Tokyo Verdy Akan Berakhir, Ini 3 Calon Klub Baru Arhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved