Wall Street Turun Tajam Dipicu Sentimen Yunani

Selasa, 30 Juni 2015 - 09:00 WIB
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dipicu Sentimen Yunani
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street turun tajam pada perdagangan Senin waktu setempat, dengan indeks S&P 500 dan Dow mencatat koreksi terburuk sejak Oktober tahun lalu setelah gagalnya pembicaraan bailout Yunani, meningkatkan kekhawatiran bahwa Athena bisa menjadi yang pertama keluar dari zona Eropa.

Bank Sentral Eropa (ECB) membekukan dana untuk bank-bank Yunani, sehingga memaksa Athena menutup bank selama sepekan untuk menjaga ekonomi mereka dari kebangkrutan.

Yunani mengonfirmasi bahwa negaranya menuju gagal bayar (default) utang setelah seorang pejabat pemerintah mengatakan, Yunani tidak akan membayar cicilan pinjaman sebesar 1,6 miliar euro kepada Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa.

Investor Amerika Serikat (AS) juga khawatir tentang masalah utang Puerto Rico dan pasar China yang dalam tren penurunan menjelang akhir kuartal dan data pekerjaan AS pada Kamis serta libut akhir pekan memperingati Hari Kemerdekaan AS.

"Tidak ada pertanda baik untuk menguat dan membeli di tengah kejatuhan tajam. Mungkinkah akan berbalik besok? Itu semua tergantung kabar baik dari Yunani," kata Direktur Perdagangan Ekuitas di Wedbush SecuritiesMichael James seperti dilansir dari Reuters, Selasa (30/6/2015).

Indeks S&P dan Dow Jones Industrial Average mencatat hari terburuk sejak 9 Oktober tahun lalu dan keduanya berubah sedikit negatif sepanjang tahun ini. Penurunan tahunan terakhir untuk kedua indeks itu terjadi 2008. Sementara indeks Nasdaq terkoreksi 1% dalam sehari, penurunan terbesar sejak 25 Maret 2015.

Volatilitas meningkat tajam dan semua sektor di indeks S&P mundur, sementara Global X FTSE Yunani (GREK.K) turun 20%. Di Eropa, indeks Euro STOXX 50 menderita kejatuhan satu hari terbesar sejak 2011.

Dow Jones Industrial Average turun 350,33 poin atau 1,95% ke 17.596,35; indeks S&P 500 kehilangan 43,85 poin atau 2,09% ke 2.057,64 dan Nasdaq Composite turun 122,04 poin atau 2,4% ke 4.958,47.

Sekitar 7,3 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, meningkat dibandingkan dengan rata-rata bulanan sebanyak 6,3 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
27 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
51 menit yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
1 jam yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
2 jam yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
2 jam yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
3 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved