Pemerintah Janji Tak Akan Impor Bawang Merah

Rabu, 01 Juli 2015 - 06:01 WIB
Pemerintah Janji Tak...
Pemerintah Janji Tak Akan Impor Bawang Merah
A A A
CIREBON - Produksi bawang merah dinilai telah mencukupi kebutuhan dalam negeri. Untuk itu, pemerintah berjanji tidak akan mengimpor bawang merah.

“Produksi bawang merah nasional sudah cukup, tak akan ada impor,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat memantau panen bawang merah di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, dia juga meyakinkan, selain bawang merah pemerintah tidak akan mengimpor bibit bawang tersebut.

Apalagi sekitar 200 ribu ton bawang merah telah diproduksi petani nasional di lima daerah se-Indonesia yang dikunjungi Mei lalu.

"Jumlah tersebut dipastikan cukup mengingat kebutuhan bawang merah dalam negeri rata-rata hanya 100 ribu ton/bulan," tegasnya.

Menurutnya, selama produksi dalam negeri mencukupi kebutuhan, pemerintah tak akan mengimpor. Namun, dia memberi catatan kepada konsumen untuk tak ‘memprotes’ bila harga bawang merah naik 2%-5%. “Biar petani kita yang menikmatinya. Karena kalau impor justru kita memperkuat petani luar negeri kan,” jelasnya.

Saat ini, harga bawang sudah stabil. Sebelumnya sempat mencapai level tertinggi Rp36 ribu-Rp40 ribu per kilogram, kini harga di bawah Rp20 ribu/kg.

Dia mencontohkan, di Brebes harga bawang merah sekitar Rp12 ribu/kg. Sementara di Kramat Jati, Jakarta, harga sekitar Rp16 ribu-Rp18 ribu per kilogram. Melihat kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bersama Bulog, lanjutnya, telah membeli langsung bawang merah dari petani.

“Diangkut ke sejumlah petani, mulai dari Jakarta hingga Papua, sehingga harganya kini normal,” tegas Mentan.

Tahun ini, Kementan mencanangkan dan melaksanakan perhitungan ketersediaan bibit yang mencukupi untuk lahan 200-400 hektare di seluruh Indonesia.

Dia menjamin, kecukupan bibit di dalam negeri akan membuat harga lebih murah karena tidak ada biaya transportasi. Selama ini, para petani bawang merah mengeluhkan harga bibit yang dianggap mahal, yang tak lepas dari biaya transportasi akibat impor.

Menurutnya, persoalan bawang harus dipandang menyeluruh. Termasuk, memangkas rantai pasok yang selama ini dinilai terlalu panjang sehingga harga di tingkat konsumen menjadi tinggi.

“Kalau dipangkas maksimal empat rantai, harga bawang merah di tingkat konsumen hanya berkisar Rp18 ribu-Rp20 ribu/kg,” tandasnya.

Baca juga:

Harga Bawang Merah Turun di Pasar Kramat Jati

Mentan Klaim Stok Beras, Bawang dan Daging Surplus
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Khasiat Bawang Merah...
Khasiat Bawang Merah yang Telah Dibuktikan oleh Al Quran dan Sains
Pasokan Bawang Merah...
Pasokan Bawang Merah Jelang Lebaran Dijamin Aman
Barantan Kementan Tahan...
Barantan Kementan Tahan 36 Ton Bawang Merah Impor Ilegal
Petani Bawang Brebes...
Petani Bawang Brebes Mengeluhkan Masuknya Bawang Bombai Mini Tanpa Izin
Harga Bawang Merah Tembus...
Harga Bawang Merah Tembus Rp60.000/Kg
Jelang Idul Adha, Harga...
Jelang Idul Adha, Harga Bawang Merah Melonjak di Sejumlah Daerah
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
33 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
51 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved