Penyaluran Premium di Bawah Estimasi

Sabtu, 11 Juli 2015 - 00:32 WIB
Penyaluran Premium di...
Penyaluran Premium di Bawah Estimasi
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan tingkat penyaluran dan konsumsi premium selama Ramadan 2015 di bawah estimasi dan lebih rendah dibanding penyalurannya pada Ramadan tahun lalu.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Bambang mengungkapkan, sejak awal puasa hingga H-8 Idul Fitri, penyaluran premium masih di bawah estimasi sekitar 9%.

"Bahkan, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu tingkat konsumsi tersebut masih lebih rendah 10%," ungkapnya di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Di sisi lain, konsumsi bahan bakar khusus (BBK), yaitu pertamax, pertamax plus, dan pertamax dex justru lebih tinggi sekitar 4% dibanding dengan estimasi awal yang menunjukkan tren positif kenaikan konsumsi.

Sementara itu, realisasi penyaluran solar bersubsidi hingga periode tersebut mencapai 11% di atas estimasi. "Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penyaluran solar bersubsidi tersebut lebih rendah sekitar 3%," imbuhnya.

Pertamina sebelumnya telah memproyeksikan pemakaian premium selama masa H-15 hingga H+15 Lebaran naik dengan besaran masing-masing premium naik 18% dari rata-rata harian normal 76.258 KL menjadi 89.817 KL. Adapun, solar bersubsidi diperkirakan turun 11% dari rata-rata harian normal 37.228 KL menjadi 33.250 KL.

Proyeksi kenaikan juga terjadi pada elpiji, yaitu naik 4% dari rata-rata harian normal 19.793 MT menjadi 20.517 MT. Tingkat realisasi penyaluran elpiji sempat lebih tinggi sekitar 2,6% pada Juni, akan tetapi kini volume penyaluran elpiji relatif mendekati estimasi.

Pria yang akrab disapa Abe ini menegaskan, perseroan terus menjaga stok BBM dan elpiji nasional dalam kondisi aman selama puasa dan lebaran. Hingga hari ini ketahanan stok premium 17 hari, solar 23 hari, dan avtur 26 hari. Seiring dengan peningkatan konsumsi pertamax dan pertamax plus, Pertamina menjaga stok pertamax 31 hari, pertamax plus 43 hari, pertamax dex 39 hari, dan elpiji 16 hari.

"Di setiap periode menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Pertamina selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan terus menjaga ketahanan stok dan mempersiapkan pengelolaan distribusi BBM dan elpiji dengan baik. Upaya ini kami lakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM dan elpiji," pungkasnya.

Baca juga:

Pertalite Diluncurkan H+7 Lebaran

Ini Ketentuan Pembayaran THR

Tol Palikanci Berlakukan Sistem Tanpa Tarif
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BBM Premium dan Pertalite...
BBM Premium dan Pertalite Mau Dihapus, Bagaimana Dampaknya ke Masyarakat?
Simak Baik-baik, Begini...
Simak Baik-baik, Begini Tahapan Penghapusan Premium dan Pertalite
BBM Pertalite Bakal...
BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat
Bagaimana Nasib BBM...
Bagaimana Nasib BBM Premium, Menteri ESDM: Secara Alami Tergantikan Oleh Pertalite
Resmi! Premium Dihapus...
Resmi! Premium Dihapus Mulai Tahun Depan, Paling Rendah Hanya Pertalite
Siap-siap Wahai Penikmat...
Siap-siap Wahai Penikmat BBM Premium, Kuota di Jawa-Madura-Bali Akan Dikurangi
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
37 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
2 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
2 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
3 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
4 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved