Modifikasi Batik, Menperin Ingin Tampil Eye Catching

Senin, 20 Juli 2015 - 16:32 WIB
Modifikasi Batik, Menperin...
Modifikasi Batik, Menperin Ingin Tampil Eye Catching
A A A
JAKARTA - Menjadi pejabat di pemerintahan memang menuntut seseorang untuk tampil rapi dan berwibawa. Batik pun menjadi salah satu pilihan para menteri dalam berbusana, termasuk Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin.

Selain motifnya yang beragam, batik juga membuat si pemakainya terkesan cinta Tanah Air karena merupakan busana asli Indonesia. Hampir setiap hari, politikus Partai Hanura ini mengenakan batik di berbagai acara dan pertemuan.

Uniknya, pria kelahiran Rote, 16 September 1963 ini memiliki koleksi batik yang berbeda dari para rekannya di pemerintahan. Batik yang dikenakannya selalu menjadi perhatian lantaran penuh modifikasi dan terkesan eksklusif.

Kepada Sindonews, komisaris di salah satu perusahaan air minum nasional ini mengaku kerap memodifikasi sendiri busana batik yang dikenakannya. Bersama sang istri, Andresca, mantan anggota DPR RI ini mengaku sering mengombinasikan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan batik dari berbagai penjuru tanah air.

"Ya tiap hari kan beda motifnya. Jadi ini tenunan NTT dikombinasi kadang dengan batik, sehingga menjadi satu yang eye catching," tuturnya kepada Sindonews belum lama ini.

Anak ketiga dari tujuh bersaudara ini mnuturkan, dirinya bersama sang istri selalu mendesain sendiri pakaian yang dikenakannya sehari-hari. Setelah itu, penjahit langganannya yang akan menyulap kain-kain khas daerah di Tanah Air tersebut dengan busana yang diinginkannya.

"Ya desain sendiri sama istri. Jadi tinggal panggil si tukang jahit, tinggal bilang maunya kayak gini gini. Pola nya saya dan istri yang ngasih tahu. Pakai pewarna alam," jelas dia.

Menurut Saleh, bahan yang digunakannya didapat dari berbagai penjuru Tanah Air. Alhasil, mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini selalu tampil beda dalam setiap kesempatan.

"Bahan tenunan NTT. Dari masing-masing daerah, kan NTT banyak ragam tuh. Pokoknya tiap daerah ada. Jadi enggak sama terus," pungkas Saleh.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Perindustrian, Saleh Husin tercatat pernah menjabat sebagai Direktur PT Shelbi Pratama pada 1989, kemudian Komisaris PT Ades Alfindo Putra Setia Tbk hingga kini.

Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana ini juga tercatat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
3 Mineral Langka Ukraina...
3 Mineral Langka Ukraina Termahal Ingin Direbut Paksa AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved